Jadi kalau ada warga yang keluyuran biar ketahuan terpapar covid-19 atau tidak
Liputan6.com, Jakarta - Tren covid-19 di Jawa Timur terus meningkat. Data per 24 Mei mencatat, jumlahnya mencapai 3.663 kasus, nomor dua setelah DKI yang berjumlah 6.634 orang. Wakil Ketua DPRD Surabaya A.
H. Thony mengusulkan warga yang terpapar virus corona di Kota Surabaya, Jawa Timur, diusulkan diberi tanda khusus guna memudahkan pengawasan dan penindakan."Selain usulan swab massal, pemberian tanda pada setiap warga perlu dilakukan untuk memudahkan pengawasan dan penindakan COVID-19," kata Thony di Surabaya, Senin . Pemberian tanda tersebut bisa berupa gelang berwarna warni misalnya untuk gelang hijau berarti untuk orang yang sehat, kuning bagi warga berstatus orang dalam pemantauan dan merah untuk warga yang berstatus pasien dalam pengawasan .Menurut dia, untuk warga yang memakai gelang hijau, lanjut dia, boleh keluar dan bekerja supaya roda ekonomi tetap jalan. Sedangkan untuk warga yang memakai gelang kuning harus melakukan isolasi mandiri di rumah dengan menerima haknya dari Pemkot Surabaya dengan mendapat bantuan makanan, vitamin, suplemen makanan dan lainnya. Begitu juga untuk warga yang memakai gelang merah, lanjut dia, tentunya harus menjalani perawatan di rumah sakit dan mendapatkan penanganan kuratif sesuai tingkat kegawatan. Selain itu, lanjut dia, perlu adanya ruang isolasi massal di setiap kampung di Kota Surabaya dengan mendapat pengawasan dan kontrol dari Puskesmas setempat. 2 dari 3 halamanProtokoler PemakamanTidak hanya itu, politikus Partai Gerindra ini menyarankan perlu adanya edukasi protokoler pemakaman jenazah di tiap kelurahan dengan metode pemakaman yang aman. Data Dinas Kesehatan Kota Surabaya pada Kamis, menyebutkan, terdapat 10 kecamatan di Surabaya yang mengalami kasus tertinggi COVID-19, yakni Kecamatan Rungkut 180, Krembangan 172, Tambaksari 101, Sawahan 87, Wonokromo 85, Gubeng 76, Bubutan 73, Mulyorejo 58, Tegalsari 55 dan Sukolilo 54. Sedangkan di tingkat kelurahan, 10 kasus tertinggi COVID-19 berada di Kelurahan Kemayoran 113, Kalirungkut 75, Kedung Baruk 61, Jepara 40, Ngagel Rejo 39, Banyu Urip 37, Mojo 31, Morokrembangan 27, Mulyorejo 26 dan Ketintang 24. Dari data tersebut wilayah di Kecamatan Rungkut dan Kecamatan Krembangan ditetapkan sebagai dua kecamatan tertinggi kasus penyebaran COVID-19 di Surabaya. 3 dari 3 halamanSaksikan Video Pilihan di Bawah Ini:Pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19 dengan melakukan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar , juga dilakukan di tiga wilayah di Jawa Timur, yaitu Surabaya, Gresik dan Sidoarjo. Sama halnya dengan kota-kota lain yang sudah memb...
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Kapolsek Tertidur Saat Rapat Covid-19, Kapolda Jatim: Jangan Tidur Kamu, Keluar...Kapolda Jatim Muhammad Fadil juga meminta Karo SDM Polda Jatim untuk menganti kapolsek tersebut.\n\n
Baca lebih lajut »
Penambahan Positif Covid-19 di Jatim Empat Kali Jakarta |Republika OnlineKasus positif Covid-19 di Jatim mencapai 466 pasien, disusul Jakarta 115 pasien.
Baca lebih lajut »
Jatim Kembali Terbanyak dalam Penambahan Kasus Positif Covid-19Jatim kembali menjadi provinsi tertinggi dalam penambahan kasus positif virus 'corona' atau Covid-19 dalam sehari dengan 466 kasus pada Sabtu (23/5/2020).
Baca lebih lajut »
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, Kalsel 23 Mei 2020Berikut ini update data kasus Covid-19 untuk provinsi Jatim, DIY, Bali, Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), Kalbar, Kalsel.
Baca lebih lajut »
Kapolda Jatim Usir dan Ancam Copot Kapolsek yang Tidur Saat Rapat Covid-19Kapolda Jatim Irjen Pol Muhammad Fadil Imran mengancam mencopot seorang kapolsek yang tertidur saat rapat koordinasi evaluasi PSBB.
Baca lebih lajut »
Kasus Positif Covid-19 di Jatim Masih Tinggi, Terbanyak dari SurabayaTotal pertambahan kasus baru Covid-19 hari ini sesuai dengan yang diumumkan oleh pemerintah pusat yakni 466 kasus. Terbanyak berasal dari Kota Surabaya.
Baca lebih lajut »




