Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Hasani Abdulgani mengusulkan adanya perubahan sistem pengamanan di dalam stadion sebagai buntut tragedi Kanjuruhan.
Jakarta, Beritasatu.com – Anggota Komite Eksekutif Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia Hasani Abdulgani mengusulkan adanya perubahan sistem pengamanan di dalam stadion saat pertandingan. Usulan itu disampaikan agar tragedi Kanjuruhan di Malang yang menewaskan lebih dari 130 orang tidak lagi terulang.
“Kejadian Kanjuruhan ini jangan sampai terulang lagi. Maka, siapapun pengurus sepak bola ke depan, mereka harus berani mengambil sikap untuk mengubah kebijakan agar pihak keamanan yang hadir di pertandingan sepak bola benar-benar pihak keamanan yang dilatih untuk pertandingan sepak bola,” kata Hasani dalam konferensi pers hasil polling “Suksesi dan Kinerja PSSI: Persepsi dan Evaluasi Publik” yang digelar Polling Institute, Rabu .
Dalam survei yang dilakukan Polling Institute, aparat kepolisian dinilai jadi sebagai pihak yang paling bertanggung jawab terhadap tragedi Kanjuruhan. Di antara yang mengetahui tragedi tersebut, sebagian besar menunjuk aparat kepolisian dan penyelenggara liga sebagai pihak yang bertanggung jawab. Kemudian suporter 11,5%, PSSI 7,9%, TNI 1,6%, dan selebihnya pihak lainnya atau tidak menjawab.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Laporan Korban Tragedi Kanjuruhan Belum Diterima, Ada Apa?Laporan yang dibuat oleh korban Tragedi Kanjuruhan serta Aremania yang dilayangkan pada Jumat (18/11/2022) belum juga diterima Bareskrim Polri hingga saat ini.
Baca lebih lajut »
Laporan Belum Diterima Bareskrim, Korban Kanjuruhan Akan Konsul Pekan DepanMereka menyebut laporan tak diterima karena dianggap sama dengan laporan sebelumnya.
Baca lebih lajut »
Korban Tragedi Kanjuruhan Bakal Lapor Kompolnas, Sebut Laporan di Bareskrim Berbelit-belitPengacara korban tragedi Kanjuruhan sebut laporan di Bareskrim Polri berbelit-belit, bakal lapor Kompolnas
Baca lebih lajut »
Pasien Terakhir Tragedi Kanjuruhan Dipulangkan Usai Dirawat 50 HariPasien terakhir korban tragedi Kanjuruhan, Kabupaten Malang, yang menjalani perawatan di RSUD Saiful Anwar diperbolehkan pulang
Baca lebih lajut »
Korban Terakhir Tragedi Kanjuruhan Dirawat di RSSA Malang Akhirnya Bisa PulangKorban terakhir tragedi Kanjuruhan dirawat di Rumah Sakit Saiful Anwar Malang, Novita (20), akhirnya sembuh dan pulang pada Senin (21/11/2022). Aremania asal Sumberpucung itu diharapkan masih menjalani kontrol ke RS. Nusantara AdadiKompas
Baca lebih lajut »