Tokopedia bersikap proaktif dan menjaga agar aktivitas sesuai hukum yang berlaku
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Alat rapid test dan vaksin Covid-19 kini diperjualbelikan secara bebas. Bahkan dapat ditemukan dengan mudah di berbagai platform e-commerce seperti Tokopedia. Karena itu dibutuhkan pengawasan ketat. Terutama bagi penjual yang menawarkan alat rapid test dan vaksin tidak jelas.
Perusahaanpun dapat menutup atau banned toko tersebut. Sekaligus melakukan tindakan lain sesuai prosedur. Terkait penjualan vaksin dan rapid test Covid-19 di Tokopedia, Ekhel menyatakan, Tokopedia terus melakukan aksi proaktif. Salah satunya berkoordinasi dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan . Hal itu bertujuan menjaga aktivitas dalam platform Tokopedia supaya tetap sesuai hukum berlaku."Jika masih menemukan produk yang melanggar, baik syarat dan ketentuan platform maupun hukum yang berlaku di Indonesia, masyarakat bisa ikut melaporkannya melalui fitur Laporkan yang ada di pojok kanan atas setiap halaman produk," jelasnya.
Ekhel menuturkan, sebagai platform teknologi, Tokopedia berupaya mempermudah para penjual di Indonesia menciptakan peluang di pasar online atau daring."Marketplace kami bersifat User Generated Content , jadi setiap pihak dapat melakukan pengunggahan produk di Tokopedia secara mandiri," ujarnya. BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
FK Unpad Berharap Uji Klinis Calon Vaksin Covid-19 Lancar |Republika OnlineFK Unpad berharap akan ada vaksin Covid-19 yang aman dan efektif.
Baca lebih lajut »
DPR : Diharapkan Obat dan Vaksin Covid-19 Segera Terwujud | Republika OnlineHarapan itu disampaikan Puan saat berbicara dengan Ketua Parlemen Turki lewat telepon
Baca lebih lajut »
Vietnam Kekurangan Alat Rapid Test Saat Kasus Covid-19 Naik |Republika OnlineKementerian di Vietnam menyebut akan tingkatkan test cepat untuk deteksi Covid-19
Baca lebih lajut »
Dua Pegawai Positif Covid-19, AEON Mal BSD Gelar Rapid Test |Republika Online1.200 karyawan AEON Mal BSD jalani rapid test
Baca lebih lajut »