Personel TNI AD menyelidiki kepemilikan senpi ilegal di rumah Dito Mahendra.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Dinas Penerangan TNI AD , Brigjen Hamim Tohari menegaskan, jajaran TNI AD tidak melakukan teror, intimidasi, atau ancaman kepada penyanyi Nindy Ayunda."Tidak ada teror, intimidasi, atau ancaman dari TNI kepada Nindy Ayunda," ucap Hamim di Jakarta, Jumat .
Hamim menjelaskan, personel TNI AD memang mendatangi alamat yang diduga didiami oleh Dito Mahendra untuk menyelidiki informasi terkait dokumen senjata api ilegal. Hal itu bermula ketika penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi menggeledah rumah Dito di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan terkait sebuah kasus.
Di lokasi, penyidik KPK menemukan 15 pucuk senpi ilegal. Dito mengeklaim, senjata didapatnya dari Diponegoro Shooting Club. Saat penyelidikan, kata Hamin, ditemukan juga salah satu kendaraan di alamat tersebut menggunakan pelat nomor dinas Kodam Jaya. Atas dasar itu, Markas Besar Angkatan Darat melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Hamin sekaligus mengklarifikasi beredarnya berita tentang penyanyi Nindy Ayunda yang melapor ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban , karena merasa diteror, diintimidasi, atau terancam oleh prajurit TNI. Nindy adalah istri dari pengusaha Dito Mahendra. "Itu adalah haknya sebagai warga negara. Dan mungkin kita perlu memaklumi bahwa seseorang yang sedang berhadapan dengan masalah cenderung mencari peluang untuk menghindar, mengurangi, atau mengalihkan perhatian publik dengan memunculkan atau membesar-besarkan masalah lain," kata Hamim.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Nindy Ayunda Diancam Oknum TNI, Ada Kaitan dengan Kasus Dito Mahendra?Nindy Ayunda bantah adanya dugaan intimidasi yang dilakukan oknum TNI karena dirinya dekat dengan Dito Mahendra yang terlibat beberapa kasus bersama dirinya.
Baca lebih lajut »
Dito Mahendra Ajukan Penundaan Pemeriksaan soal Senpi IlegalKuasa hukum Dito Mahendra, Abu Said Pelu mengajukan penundaan pemeriksaan untuk kliennya terkait dengan dugaan kasus kepemilikan senjata api (senpi) ilegal.
Baca lebih lajut »
Hari Ini Polisi Kembali Panggil Dito Mahendra Terkait 15 Senpi IlegalBareskrim Polri masih mengusut temuan senjata api (senpi) ilegal di rumah Dito Mahendra. Dito akan dipanggil untuk dimintai keterangan.
Baca lebih lajut »
Polri Bantah Senpi Dito Mahendra Milik Kodam DiponegoroPengacara Dito Mahendra Abu Said Pelu mengungkap dari 9 senjata api yang disebut ilegal oleh Polri, 6 di antaranya memiliki surat kepemilikan dari Kodam Diponegoro.
Baca lebih lajut »
Selain Dipanggil Mabes Polri, Dito Mahendra Juga Dipanggil KPK Hari IniKepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri mengatakan nantinya Dito Mahendra akan diperiksa dengan tim penyidik di Gedung Merah Putih KPK.
Baca lebih lajut »
KPK Ultimatum Dito Mahendra: Datang Diperiksa atau Dijemput Paksa?Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengultimatum Mahendra Dito S alias Dito Mahendra agar kooperatif hadir menjadi saksi dalam kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi, hari ini, Kamis (6/4/2023).
Baca lebih lajut »