TKA China Potong dan Kuliti Buaya Lalu Disantap, PT OSS Minta Maaf

Indonesia Berita Berita

TKA China Potong dan Kuliti Buaya Lalu Disantap, PT OSS Minta Maaf
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 kompascom
  • ⏱ Reading Time:
  • 43 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 21%
  • Publisher: 68%

Jubir Manajemen PT OSS Tommy mengungkapkan, tindakan para TKA yang membunuh serta menyantap daging buaya itu dilakukan secara spontan, karena mereka tidak tahu tentang aturan perlindungan hewan - Regional

, Sulawesi Tenggara meminta maaf atas tindakan tenaga kerja asing asal China yang telah menguliti dan memakan seekor buaya pada Rabu .

Juru Bicara Manajemen PT OSS Tommy mengungkapkan, tindakan para TKA yang membunuh serta menyantap daging buaya itu dilakukan secara spontan, karena mereka tidak tahu tentang aturan perlindungan hewan. “Jadi buaya tersebut akan dikonsumsi oleh mereka, dan untuk aturan buaya dilarang dibunuh mereka tidak tahu. Kami pihak Manajemen PT OSS meminta maaf atas tindakan tersebut, dan memastikan tindakan serupa tidak akan terjadi lagi,” jelasnya.Viral Foto TKA Asal China Potong dan Kuliti Buaya untuk Disantap, BKSDA Sultra: Dijadikan Sop

Terkait foto TKA sedang menguliti buaya beredar di media sosial, kata Tommy, foto tersebut diambil oleh karyawan lokal PT OSS, lalu disebarkan di media sosial karena dianggap unik. “Pekerja juga yang foto spontan karena mungkin tidak pernah melihat hal tersebut, jadi difoto dan disebar di medsos,” terangnya.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

kompascom /  🏆 9. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Dikuliti TKA China, Buaya di Konawe Awalnya Lemas Diduga karena LimbahDikuliti TKA China, Buaya di Konawe Awalnya Lemas Diduga karena LimbahViral di media sosial seorang tenaga kerja asing (TKA) China di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), menguliti buaya lalu memakannya.
Baca lebih lajut »

TKA Kuliti dan Santap Buaya 3 Meter di Konawe SultraTKA Kuliti dan Santap Buaya 3 Meter di Konawe SultraKepala BKSDA Sultra Sakrianto Djawie mengatakan, pihaknya menurunkan tim ke lokasi tambang untuk menyelidiki dugaan TKA China menguliti buaya muara.
Baca lebih lajut »

PT Indotan Setuju Lahannya Jadi Tambang Rakyat Sekotong, Ini Kata Bupati FauzanPT Indotan Setuju Lahannya Jadi Tambang Rakyat Sekotong, Ini Kata Bupati FauzanBupati Lombok Barat Fauzan mengklaim PT Indotan setuju 100 hektare lahannya jadi tambang emas rakyat tambangemasliar
Baca lebih lajut »

Anies Ganti Direktur Utama dan Komisaris PT Jakpro, Ini Susunan TerbarunyaAnies Ganti Direktur Utama dan Komisaris PT Jakpro, Ini Susunan TerbarunyaGubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengganti Anggota Direksi dan Komisaris PT Jakarta Propertindo (Perseroda). Adapun tiga orang yang diganti tersebut mulai dari...
Baca lebih lajut »

Direktur Utama PT Jakarta Propertindo Mengundurkan DiriPengunduran diri di tengah pengajuan hak interpelasi oleh anggota DPRD DKI atas balapan Formula E. Keputusan diambil melalui rapat di luar RUPSLB. Metropolitan AdadiKompas
Baca lebih lajut »

PT KAI Siap Terapkan Syarat Perjalanan Pakai Aplikasi PeduliLindungiPT KAI Siap Terapkan Syarat Perjalanan Pakai Aplikasi PeduliLindungiAplikasi PeduliLindungi bakal digunakan sebagai syarat perjalanan naik kereta api mulai 28 Agustus 2021 sebagaimana yang direncanakan pemerintah.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-26 14:47:58