Tiongkok berhasil melakukan uji coba kereta api levitasi magnetik (maglev) berkecepatan 600 kilometer per jam di Shanghai.
Satu unit gerbong kereta maglev yang dirancang dan dibuat oleh CRRC Qingdao Sifang di Kota Qingdao, Provinsi Shandong, dikirim ke Shanghai untuk melakukan uji laju di rel magnet 1,5 kilometer di Tongji University, Distrik Jiading.
Setelah tiga tahun melakukan penelitian dan pengembangan bersama 30 perusahaan dan institusi mitranya, CRRC Qingdao berhasil melakukan terobosan dalam teknologi utama perkeretaapian, seperti suspensi, traksi, komunikasi, dan sistem kendali.Oleh karena tidak adanya gesekan dengan rel, kereta tersebut bisa berjalan dengan lancar dan tenang.
"Kereta itu melayang 10 milimeter di atas rel dan akan menjadi moda transportasi tercepat dalam jarak 1.500 kilometer," kata Ding.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
PT INKA Uji Coba Lokomotif Pesanan FilipinaUji coba pertama tersebut mengambil rute dari Stasiun Kertosono menuju Stasiun Madiun.
Baca lebih lajut »
Jadwal Uji Coba 4 Tempat Wisata Gunungkidul, Turis Boleh Berkunjung tetapi Terbatas'Untuk yang pertama buka Senin (22/6/2020) kali suci, untuk yang lainnya (Nglanggeran, Pantai Baron dan Kukup) menyusul, semoga dalam minggu depan sudah mulai juga,' kata Harry | Travel
Baca lebih lajut »
INKA Uji Coba Lokomotif Kereta Penumpang Pesanan Filipina |Republika OnlineUji coba tersebut mengambil rute dari Stasiun Kertosono menuju Stasiun Madiun.
Baca lebih lajut »
China Ungkap Rincian Hasil Uji Coba Pesawat Antariksa TerbaruChina memberikan publik dunia pemadangan pertama di dalam prototipe pesawat antariksa generasi terbarunya setelah penerbangan...
Baca lebih lajut »
PT INKA Uji Coba Perdana Lokomotif dan Kereta Pesanan FilipinaPT Industri Kereta Api (Persero) atau PT INKA melakukan uji coba lokomotif dan kereta penumpang yang merupakan pesanan dari Philippine National Railways (PNR), sebuah perusahaan kereta api Filipina.
Baca lebih lajut »