Argentina akan mulai membayar impor dari China dengan yuan, bukan dollar AS, dengan tujuan meringankan devisa yang semakin menipis.
Langkah tersebut diambil Argentina dengan tujuan meringankan cadangan dollar AS yang semakin menipis, sebagaimana dilansirPada April ini, Argentina akan membayar barang impor dari China senilai 1 miliar dollar AS dalam bentuk yuan.Setelah itu, Argentina akan membayar barang impor bulanan dari China senilai 790 juta dollar AS dalam yuan.
Setelah bertemu dengan Duta Besar China untuk Argentina Zou Xiaoli, Menteri Ekonomi Argentina Sergio Massa mengatakan bahwa keputusan itu diambil untuk mengurangi keluarnya cadangan dollar AS dari dalam negeri. Saat ini, Argentina tengah kesusahan menjaga cadangan dollar AS di tengah merosotnya ekspor pertanian yang disebabkan oleh kekeringan parah.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Negara Ini Mulai Pakai Yuan untuk Impor, Bukti Dedolarisasi?Argentina akan mulai membayar impor China dalam yuan dibandingkan dengan dolar AS.
Baca lebih lajut »
Sosok Wu Xiangdong, Taipan Pengusaha Alkohol yang Hartanya Melonjak Rp59,5 TriliunMengenal Wu Xiangdong, miliarder China yang makin kaya berkat bisnis minuman alkohol khas China
Baca lebih lajut »
Hadapi Cuaca Panas, Ini Tips BPBD Kota Tangerang |Republika OnlineBPBD Kota Tangerang ingatkan jangan tinggalkan bila membakar sampah
Baca lebih lajut »
Arus Balik, Wisatawan Mulai Tinggalkan Kota BatuArus kendaraan roda empat dan roda dua meninggalkan Kota Batu, Jawa Timur mulai mengalami peningkatan.
Baca lebih lajut »
Sepi Pembeli, PKL Kota Tua Jakarta Mulai Tinggalkan Gedung Cipta Niaga |Republika OnlineOmzet para PKL turun drastis sejak dipindahkan ke Gedung Cipta Niaga.
Baca lebih lajut »
Ribuan Kendaraan Wisatawan Mulai Tinggalkan Kota BatuKepala Pengamanan Pos Polisi atau Kapospam Pendem Ajun Komisaris Polisi Anton Hendry Subagijo mengatakan, hampir 2 ribu kendaraan per jam melintas dari arah Kota Batu
Baca lebih lajut »