Mabes TNI dan Polri mengusut peristiwa penyerangan di Polres Jeneponto yang dilakukan sejumlah orang tak dikenal untuk mencari tahu siapa pihak yang terlibat. Via detik_sulsel
, Sulawesi Selatan yang dilakukan sejumlah orang tak dikenal pada Kamis dini hari. Investigasi mendalam dilakukan untuk mengusut tuntas siapa pihak yang terlibat penyerangan.
Lebih lanjut, kata Edwin, Panglima TNI menekankan bahwa prajurit TNI tidak boleh arogan. Prajurit TNI tetap tegas tetapi humanis. Selain itu, Syahardiantono melihat pelayanan masyarakat di Polres Jeneponto berjalan dengan baik. Aparat kepolisian tetap melakukan aktivitas seperti biasa. Mayjen TNI Eka memastikan, pihak terlibat akan dihukum sesuai prosedur yang berlaku. Sementara pihak yang tidak terlibat jangan sampai ikut terkena dampaknya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Selidiki Penyerangan Polres Jeneponto, Danpuspom TNI dan Kadiv Propam Mabes Polri Terjun Langsung ke LokasiPasca penyerangan Polres Jeneponto oleh orang tak dikenal Kamis (27/4/2023) dini hari Puspom TNI dan Propam Mabes Polri sambangi lokasi penyerangan.
Baca lebih lajut »
TNI Vs Polri, Setara Institue Desak Aparat Hukum Tuntaskan Kasus Penyerangan Polres JenepontoSetara Institute mendesak aparat penegak hukum menumpas secara tuntas kasus penyerangan markas Polres Jeneponto dan Kupang.
Baca lebih lajut »
TNI Vs Polri, Setara Institute Desak Aparat Hukum Tuntaskan Kasus Penyerangan Polres JenepontoSetara Institute mendesak aparat penegak hukum menumpas secara tuntas kasus penyerangan markas Polres Jeneponto dan Kupang.
Baca lebih lajut »
Viral Kericuhan di Kupang NTT Libatkan TNI-Polri, Begini Klarifikasi Brigjen TNI Tatang SubarnaMedia sosial dihebohkan dengan keributan yang terjadi di Kupang Nusa Tenggara Timur yang melibatkan TNI dan Polri. Rekaman suara Brigjen TNI Tatang Subarna viral.
Baca lebih lajut »
Mabes Polri Ambil Alih Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha BBM oleh Perwira Polda KaltaraSandi Nugroho mengatakan kasus dugaan suap dan pemerasan yang menyeret nama perwira Polda Kaltara sudah diambil alih Mabes Polri
Baca lebih lajut »
Respons Mabes Polri Terkait Isu Suap Rp1,7 Miliar di Polda Kalimantan Utara | merdeka.comKadiv Humas Polri, Irjen Pol Sandi Nugroho menyebutkan, ada pihaknya mulai dari Propam hingga Itwasum Polri tengah melakukan pendalaman perihal hal tersebut.
Baca lebih lajut »