Dilaporkan, dua korban yang tewas tertembak di apartemen, sementara korban ketiga ditembak pelaku di Pusat Medis Universitas Erasmus.
"Kami sangat dikejutkan oleh insiden yang mengerikan ini. Tembakan terjadi di dua tempat berbeda di kota ini. Banyak orang yang menyaksikannya," kata Wali Kota Rotterdam Ahmed Aboutaleb seperti dikutip DW.Baca Juga:
Setelah melakukan aksi penembakan di apartemen, tersangka berpindah tempat ke sebuah ruang kelas di Rumah Sakit Universitas Erasmus, dan diduga menewaskan seorang dosen berusia 46 tahun."Anda tidak akan mengharapkan hal ini terjadi di Belanda," kata seorang saksi mata di bangsal anak-anak. Meski begitu, polisi masih menyelidiki motif penembakan tersebut. Meski belum diketahui motifnya, Westerbeke menambahkan bahwa insiden ini merupakan 'tindakan yang ditargetkan.'
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Jumlah Korban Tewas dalam Penembakan di Rotterdam Bertambah Menjadi Tiga OrangSedikitnya tiga orang tewas, termasuk seorang gadis berusia 14 tahun, ketika seorang penembak yang mengenakan rompi antipeluru melepaskan tembakan di sebuah apartemen dan rumah sakit di kota pelabuhan Rotterdam, Belanda, pada Kamis (28/9). Insiden penembakan itu membuat pasien dan petugas...
Baca lebih lajut »
Penembakan Mengerikan di Rumah Sakit Rotterdam Belanda, Tiga Orang TewasTiga orang tewas usai penembak tunggal melepaskan tembakan dan menyulut kebakaran di RS Erasmus dan apartemen Rotterdam, Belanda, Kamis (28/9/2023)
Baca lebih lajut »
Terjadi Penembakan di Rotterdam, Seorang Laki-Laki Ditangkap dan Tiga Orang Tewas Termasuk Gadis 14 TahunPolisi mengidentifikasi tersangka pria bersenjata itu sebagai mahasiswa di Universitas Kedokteran Rotterdam.
Baca lebih lajut »
Tiga Orang Tewas akibat Penembakan di RotterdamPolisi Rotterdam mengatakan pelaku bersenjata yang mengenakan pakaian tempur melepaskan tembakan pertama di sebuah apartemen,kemudian di pusat medis sebuah universitas.
Baca lebih lajut »
Penembakan Massal di Kampus Belanda, Tiga Orang Tewas Termasuk DokterSeorang mahasiswa berusia 32 tahun melepaskan tembakan di kampusnya hingga menewaskan dua orang.
Baca lebih lajut »