Jenderal TNI Andika Perkasa menjelaskan awal mula kasus klaster baru penyebaran COVID-19 di Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD) yakni bermula dari ketidaksengajaan.
Ketidaksengajaan itu, kata dia, diawali dari adanya dua orang siswa calon perwira yang berobat ke Rumah Sakit Dustira TNI AD di Cimahi. Dari kunjungan ke rumah sakit itu, mereka berdua mengikuti tes pemeriksaan COVID-19."Yang satu keluhan karena bisul, berarti demam karena adanya infeksi dan satu lagi masalah tulang belakang. Tapi ternyata mereka dilakukan swab test dan positif," kata Andika di Markas Kodam III/Siliwangi, Kota Bandung, Sabtu , seperti dikutip dari Antara.
Namun belum sampai di situ, untuk lebih meyakinkan penyebaran wabah ini dapat diketahui, tes usap COVID-19 juga dilakukan terhadap seluruh siswa maupun staf Secapa. Saat ini, ia menyatakan ada 1.280 personel yang positif COVID-19 di Secapa AD. Di antaranya, 991 personel merupakan siswa, dan 289 staf di Secapa beserta anggota keluarga dari staf.
Sejauh ini, kata dia, ada 16 personel yang masih dirawat di Rumah Sakit Dustira, berkaitan dengan klaster Secapa. Awalnya menurutnya yang dirawat ada sebanyak 17 personel, namun satu diantaranya telah dinyatakan negatif meski belum diizinkan pulang.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
13 Klaster Covid-19 Baru Sebulan Terakhir: Secapa TNI AD-PabrikSekolah Calon Perwira TNI Angkatan Darat Bandung menjadi klaster Covid-19 baru. Sebab, saat ini ada 1.262 siswa dan tenaga pengajar di sana yang positif Covid-19. TNIAD covid19 bandung
Baca lebih lajut »
DPR Minta KSAD Bersinergi Atasi Kasus COVID-19 di Secapa ADWakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad juga menyadari Secapa AD bukan tempat yang kebal COVID-19. SecapaAD
Baca lebih lajut »
Pemkot Bandung Tes Covid-19 pada Warga Seputar Secapa AD |Republika OnlineWalkot harap klaster baru di Secapa AD tidak pengaruhi status zona biru Kota Bandung.
Baca lebih lajut »
Ridwan Kamil Minta Maaf soal Kasus Covid-19 di Secapa TNI ADGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta maaf soal kasus penyebaran Covid-19 di Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat Hegarmanah, Kota Bandung. Tempat itu menjadi sumber lonjakan kasus penularan virus corona. JawaBarat RidwanKamil TNIAD VirusCorona
Baca lebih lajut »
Data Sementara Klaster Secapa AD Bandung, 1.200 Orang Positif Covid-19Data sementara jumlah pasien Covid-19 dari klaster Secapa AD Bandung.
Baca lebih lajut »