Tidak Mau Dianggap Aib, 44 Pasien Positif Covid-19 di Pamekasan Tak Mau Diisolasi di Rumah Sakit via tribunnewswiki
- Entah alasan apa yang membuat puluhan warga ini menolak diisolasi di rumah sakit.Mereka mengatakan ingin melakukan isolasi mandiri di rumah.
Menaggapi hal tersebut, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 RSUD Smart Pamekasan menilai penolakan tersebut karena adanya kesadaran akan penyebaran virus corona itu sendiri.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Gugus Tugas Covid-19: Tidak Ada Penambahan Kasus Baru Covid-19 di LebakSaat ini 10 pasien positif terjangkit Covid-19 telah dinyatakan sembuh, delapan orang berstatus dalam pemantauan, sementara satu orang meninggal dunia.
Baca lebih lajut »
UPDATE: Berkurang 2, RSKI Pulau Galang Rawat 19 Pasien Positif Covid-19Secara keseluruhan terdapat 44 pasien yang sedang menjalani rawat inap di rumah sakit dadakan tersebut.
Baca lebih lajut »
UNDP Nilai Cara Jabar Perangi COVID-19 Layak Diadopsi Negara |Republika OnlinePendekatan dan hasil yang dipresentasikan paling relevan bagi negara negara lain
Baca lebih lajut »
Survei Covid-19 Jatim: Bukan untuk Polemik, Utamakan WargaIKA FKM Unair menyebut survei kepatuhan warga terhadap protokol Corona adalah untuk perbaikan kebijakan demi keselamatan warga, buka untuk jadi polemik.
Baca lebih lajut »
92.964 warga Surabaya telah jalani tes cepat COVID-19 gratisSebanyak 92.964 warga telah menjalani rapid test atau tes cepat COVID-19 massal secara gratis yang digelar Pemerintah Kota Surabaya bekerja sama dengan Badan ...
Baca lebih lajut »
90.000 Lebih Warga Surabaya Dites Cepat Covid-19 GratisSebanyak 92.964 warga telah menjalani rapid test atau tes cepat Covid-19 massal secara gratis yang digelar Pemerintah Kota Surabaya, BIN dan BNPB.
Baca lebih lajut »