484 Non-ASN Kota Semarang di-PHK. Gara-garanya mereka terindikasi mudik walaupun sudah ada larangan berpergian selama libur Lebaran. Nusantara AdadiKompas palingadit
Pegawai negeri sipil Pemerintah Kota Semarang menunggu giliran untuk mengikuti tes usap yang dilakukan di Balai Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis . Tes tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan pegawai Pemkot Semarang.
SEMARANG, KOMPAS — Pemerintah Kota Semarang memberhentikan 484 pegawai non-aparatur sipil negara karena tidak disiplin pada 12-16 Mei 2021 atau saat masa larangan mudik Lebaran. Dengan alasan serupa, Pemkot Semarang memberi sanksi berupa tidak diberikannya tambahan penghasilan pegawai untuk satu bulan pada 185 aparatur sipil negara.
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi di Semarang, Senin , mengatakan, pemberhentian ratusan pegawai non-aparatur sipil negara dan tidak diberikannya tambahan penghasilan pegawai pada ASN melalui proses panjang. Sebab, sejak sebelum Lebaran, pemerintah pusat sudah mengingatkan mereka untuk tidak mudik.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pameran Foto Meredah COVID-19 di Kota TangerangPameran foto 'Meredah COVID-19' digelar di kawasan Pasar Lama, Kota Tangerang, Sabtu (29/5/2021). Pameran menampilkan 51 karya dari 13 pewarta foto.
Baca lebih lajut »
Penerimaan Peserta Didik Baru Kota Tangerang Akan Dimulai Awal Juni 2021Pemkot Tangerang tengah mempersiapkan proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk tahun ajaran 2021/2022.
Baca lebih lajut »
Vaksinasi Covid-19 Tahap Ketiga di DKI, Jadwal Diatur Pemerintah KotaVaksinasi Covid-19 ini dikhususkan bagi warga berusia 18 tahun ke atas. Lokasi vaksinasi bisa di puskesmas atau sentra vaksin dinamis terdekat.
Baca lebih lajut »
Anggota DPRD Temukan Naskah Akademik Kota Depok Diduga Jiplak Daerah LainIkravany Hilman mengatakan, temuan adanya dugaan naskah akademik yang diduga jiplakan itu terjadi saat pihaknya melakukan rapat kerja.
Baca lebih lajut »