Teten Masduki: Kalau Penyelundupan Baju Impor Disetop, Pedagang Juga Bisa Jualan Pakaian Lokal

Indonesia Berita Berita

Teten Masduki: Kalau Penyelundupan Baju Impor Disetop, Pedagang Juga Bisa Jualan Pakaian Lokal
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 kompascom
  • ⏱ Reading Time:
  • 40 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 19%
  • Publisher: 68%

Menkop UKM Teten Masduki menilai, jika impor baju bekas dihentikan, pedagang thrift akan beralih untuk menjual baju produk lokal.

Ia menuturkan, pemerintah juga memikirkan nasib produsen baju lokal yang terus terkikis dan bangkrut akibat penjualan baju bekas impor tersebut.

"Yang harus kita pikirkan, kesempatan lapangan kerja di dalam negeri akan tergerus sekitar satu juta orang," imbuh dia.Namun, lapangan kerja di produsen baju lokal lama-lama akan hilang. "Sebab kalau kita hanya impor pakaian jadi atau pakaian bekas, hanya si pedagangnya saja, lapangan kerja yang tercipta di hulunya hilang. Kenapa itu enggak dipertanyakan gitu," papar dia.Ia menegaskan, produsen baju lokal harus dilindungi karena dampaknya akan jauh lebih besar.nya akan lebih besar. Lapangan kerja di hulu, kemudian lapangan kerja di hilirnya pedagangnya gitu," terang dia.

Teten menilai, masyarakat jangan hanya memandang soal pedagang baju bekas impor saja, tetapi ada produsen baju lokal yang mandek dan bahkan tidak berjalan alur usahanya.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

kompascom /  🏆 9. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Teten Masduki Sebut Impor Pakaian Bekas Masih Marak, Nasib 1 Juta Tenaga Kerja TerancamTeten Masduki Sebut Impor Pakaian Bekas Masih Marak, Nasib 1 Juta Tenaga Kerja TerancamMenteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengungkapkan impor ilegal pakaian bekas masih marak di Indonesia dan bisa menghancurkan industri pakaian dan alas kaki nasional. Menurutnya, ada 1 juta nasib tenaga kerja di industri tersebut yang terancam kehilangan pekerjaannya.
Baca lebih lajut »

Teten Masduki: Impor Ilegal Pakaian Bekas Ancam UMKM dan Nasib 1 Juta Tenaga KerjaTeten Masduki: Impor Ilegal Pakaian Bekas Ancam UMKM dan Nasib 1 Juta Tenaga KerjaKementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) menilai praktik impor ilegal pakaian bekas bisa menghancurkan industri pakaian dan alas kaki nasional.
Baca lebih lajut »

Menkop Teten: Impor Pakaian Bekas Ancam UMKM dan 1 Juta Tenaga KerjaMenkop Teten: Impor Pakaian Bekas Ancam UMKM dan 1 Juta Tenaga KerjaMenkop UKM Teten Masduki mengatakan praktik impor ilegal pakaian bekas berpotensi menghancurkan industri nasional dan mengancam sekitar 1 juta tenaga kerja.
Baca lebih lajut »

Teten Masduki: Pemerintah Memerangi Penyelundupan Baju Bekas, Bukan 'Thrifting'Teten Masduki: Pemerintah Memerangi Penyelundupan Baju Bekas, Bukan 'Thrifting'Menkop UKM Teten Masduki menegaskan pemerintah bukan melarang aktivitas thrifting, tetapi soal impor dan penyelundupan baju bekas.
Baca lebih lajut »

Teten Mengaku Sudah Minta Market Place Tutup Akses Impor 13 Produk Pakaian Sejak 2021Teten Mengaku Sudah Minta Market Place Tutup Akses Impor 13 Produk Pakaian Sejak 2021Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengaku telah meminta dan bersepakat dengan Shopee dan Lazada untuk menutup akses masuk (seller crossborder) 13 produk dari luar negeri sejak 2021.
Baca lebih lajut »

Kopi dan Kain Tenun Jadi Promosi Andalan hingga ke MancanegaraKopi dan Kain Tenun Jadi Promosi Andalan hingga ke MancanegaraMenteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Teten Masduki mengatakan, kopi merupakan komoditas terbesar ketiga di Indonesia setelah sawit dan karet.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 19:41:04