Pemprov Kalteng berusaha mempercepat terbentuknya kekebalan kelompok (herd immunity) melalui vaksinasi.
GUBERNUR Kalteng H. Sugianto Sabran menargetkan 100% warga Kalteng mendapatkan vaksin Covid-19 paling lambat akhir November 2021, namun tetap disiplin melakukan protokol kesehatan .
Gubernur Kalteng Sugianto berharap animo dan kesadaran masyarakat Kalteng untuk melaksanakan vaksinasi yang cukup tinggi ini dapat terpenuhi dengan ketersediaan stok vaksin dari Pemerintah Pusat. Lebih lanjut Gubernur mengatakan, vaksin memang tidak bisa mencegah sepenuhnya orang tidak terkena covid-19, namun fakta menunjukkan mereka yang sudah mendapat vaksinasi lengkap dua dosis hanya mengalami gejala ringan dan lebih cepat pulih jika terkena covid-19. Namun tetap melakukan 5 M seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Sebagian Besar Warga Jakarta Sudah Divaksinasi, Sandiaga : Tetap Jaga Prokes'DKI Jakarta menduduki posisi pertama penerima vaksin dosis pertama yaitu 95 persen. Namun, masyarakat diimbau jangan lengah.'
Baca lebih lajut »
Jadi Wasit Olimpiade, Wahyana Tetap Ajar Murid di GunungkidulWasit bulu tangkis Indonesia, Wahyana, yang memimpin laga final tunggal putri Olimpiade Tokyo 2020 tetap mengajar murid-muridnya.
Baca lebih lajut »
Lagu 'Tetap Cinta' Ria Prawiro Beri Kesempatan Mark Pattie Jadi DewasaSejak pekan kedua bulan Juli 2021, lagu 'Tetap Cinta' karya Ria Prawiro sudah memasuki new entry chart sejumlah radio di Indonesia.
Baca lebih lajut »
Cara Simpan Dadar Gulung agar Tetap Lembap dan Tidak Mudah BasiDadar gulung termasuk kue basah yang tidak bisa disimpan terlalu lama. Simak cara simpan dadar gulung yang benar rekomendasi koki.
Baca lebih lajut »
Covid-19 Tidak Menghentikan Saya untuk Tetap MenyusuiSebagai ibu, Elgia dan Caecilia tetap bisa memberikan air susunya bagi si bayi meski mereka terinfeksi Covid-19. Korona ternyata bukan halangan untuk tetap memenuhi hak bayi akan ASI. Humaniora AdadiKompas
Baca lebih lajut »