Tes cepat ini diperuntukkan bagi warga yang akan melakukan perjalanan ke luar kota.
REPUBLIKA.CO.ID,MAKASSAR -- Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan merilis 36 orang dinyatakan reaktif terhadap Covid-19 dari tes cepat massal yang digelar sejak empat hari terakhir 6-9 Juli 2020 di Kota Makassar Sulawesi Selatan. Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sulsel, Prof Syafri Arif mengemukakan puluhan reaktif tersebut dari total RDT sebanyak 1.425 orang di dua tempat berbeda.
Pelaksanaan tes cepat ini diperuntukkan bagi warga yang akan melakukan perjalanan ke luar kota atau provinsi agar tidak memberatkan para warga untuk bisa kembali beraktivitas dengan catatan disiplin terhadap protokol kesehatan Covid-19, seperti menjaga jarak, menggunakan masker dan menjaga kebersihan.
"Jadi totalnya itu 36 orang reaktif hingga sekarang. Hari ini di dua tempat pelaksanaan tes cepat dilakukan pemeriksaan kepada 167 orang," katanya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Tarif Tes Cepat Covid-19 Dipatok Rp150 RibuPenggunaan dan standardisasi harga tes cepat dan tes swab sebaiknya difokuskan untuk bidang kesehatan. Persyaratan kedua tes untuk bidang transportasi agar dihilangkan.
Baca lebih lajut »
GTPP Covid-19 Bali telah Lakukan 161 Ribu Tes CepatRapid test dilaksanakan khususnya menyasar klaster-klaster penyebaran Covid-19 seperti pasar tradisional, desa dan banjar.
Baca lebih lajut »
Kota Malang Gratiskan Tes Cepat Covid-19RSUD Kota Malang, Jawa Timur menggratiskan pemeriksaan rapid test atau tes cepat bagi warga yang sakit. Jadi, tes cepat itu tidak dikomersialkan di RSUD Kota Malang.
Baca lebih lajut »
YLKI khawatirkan tes cepat abal-abal jika tidak ada standar kualitasYayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengkhawatirkan tes cepat atau rapid test yang diimpor oleh Indonesia merupakan barang abal-abal jika tidak ada ...
Baca lebih lajut »
Ini Kekhawatiran YLKI Terhadap Alat Tes Cepat yang Diimpor IndonesiaPemerintah perlu mengetahui dari mana saja tes cepat tersebut didatangkan termasuk negara yang menghasilkannya. YLKI
Baca lebih lajut »
Muzani Ungkap Jokowi Subsidi Tes Cepat Santri Rp 2,6 Triliun |Republika OnlineMetode pendidikan daring itu dikhawatirkan menimbulkan beragam masalah
Baca lebih lajut »