Hidup dalam kesulitan dan mengidap kanker tak membuat wanita ini patah semangat. Setiap harinya ia berjualan nasi lemak di pinggir jalan untuk menyambung hidup. Begini kisahnya: via detikfood
Hidup dalam kesulitan dan mengidap kanker, tidak membuat wanita ini patah semangat. Setiap harinya ia berjualan nasi lemak di pinggir jalan untuk menyambung hidup.
"Setiap pagi aku melihat bibi ini menjual nasi lemak di tepi jalan. Entah kenapa hari ini hatiku tergerak untuk membeli nasi lemaknya. Ketika saya bertanya berapa harganya, satu bungkus nasi lemak cuma RM 1 . Akhirnya saya beli 10 bungkus untuk teman-teman di kantor. Ternyata bibi ini terserang kanker, dan hidupnya semakin susah sejak PKP ," tulis Rob, dilansir dari Red Chilli21 .
Rob sebisa mungkin memberikan informasi dan membantu Mahalachumy. Ia menuturkan bahwa biasanya wanita berusia 51 tahun itu berjualan di sekitar Taman Sentosa Klang, di Selangor, Malaysia.Rob menceritakan bahwa wanita yang namanya tidak disebutkan ini memang meminta bantuannya untuk mencarikan pekerjaan. Akhirnya salah satu teman Rob mau membantu. Kini wanita itu punya pekerjaan tambahan dengan mengupas bawang. Hasil kerjanya sangat rapih.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pasien Kanker Positif Covid-19 Boleh Kemoterapidr David Pinato, mengatakan kemoterapi dan imunoterapi tampaknya tidak meningkatkan risiko kematian akibat covid-19.
Baca lebih lajut »
Kanada Bakal Izinkan 'Magic Mushroom' untuk Pasien KankerPemerintah Kanada untuk pertama kalinya bakal mengizinkan terapi dengan 'magic mushroom' untuk mengurangi kecemasan 4 pasien kanker yang tak bisa disembuhkan.
Baca lebih lajut »
Perbedaan Gejala Kanker Paru dan Covid-19Kanker paru dan infeksi virus corona merupakan penyakit yang sama-sama menyerang respirasi atau saluran pernapasan. Berikut perbedaan kedua penyakit tersebut.
Baca lebih lajut »
Kenali Perbedaan Gejala Kanker Paru dengan COVID-19Dokter spesialis paru Sita Laksmi Andarini menyampaikan bahwa kanker paru adalah kanker yang paling banyak diidap di Indonesia terutama bagi laki-laki jika dibandingkan dengan kanker lainnya.
Baca lebih lajut »
Bosan Tiap Hari Bekerja? Atasi dengan Cara IniSimak cara membangun semangat kerja di bawah ini agar meningkatkan karir Anda.
Baca lebih lajut »