Tersangka Mutilasi di Bekasi Bunuh Korban karena Takut Perselingkuhannya Terkuak TempoMetro
TEMPO.CO, Jakarta - Tersangka mutilasi di Bekasi, Ecky Listiantho, nekat membunuh karena khawatir kabar perselingkuhannya terbongkar. Ecky mencekik Angela Hindriati Wahyuningsih hingga tewas sebelum memutilasi jasadnya hingga tujuh bagian.
Mereka menjalin hubungan itu berawal dari aplikasi media sosial. Dia merincikan, keempat perempuan itu ada yang berstatus masih bersuami atau janda.'Yang saya lihat ada yang sudah bersuami, ada yang janda. Keterangannya rata-rata umur 30-an tahun,' ujar Tommy.Angela adalah korban mutilasi di Bekasi yang sebelumnya dilaporkan keluarganya hilang pada Juni 2019.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Terungkap Kelakuan MEL, Pelaku Mutilasi di Bekasi Punya Pacar Baru setelah Bunuh AngelaPelaku mutilasi di Bekasi MEL memiliki pacar baru setelah membunuh perempuan yang pernah menjalin hubungan asmara dengannya, Angela Hindriati.
Baca lebih lajut »
Kesaksian RT saat Ecky Tersangka Mutilasi Ditangkap Polisi di BekasiPolisi menangkap M Ecky Listiantho (34), tersangka pembunuh Angela Hindriati (54). Ketua RT mengungkap proses polisi menangkap Ecky.
Baca lebih lajut »
Alasan Tersangka Mutilasi di Bekasi Simpan Jasad KorbanPolisi menyebut korban mutilasi di Bekasi, Jawa Barat Angela Hindriati (54) meninggal sejak November 2021.
Baca lebih lajut »
Polisi Jerat Ecky Listiantho Tersangka Mutilasi di Bekasi dengan Pasal BerlapisPolisi Jerat Ecky Listiantho Tersangka Mutilasi di Bekasi dengan Pasal Berlapis TempoMetro
Baca lebih lajut »
Ecky Tersangka Pelaku Mutilasi di Bekasi Simpan Jasad Korban di Boks selama Setahun, Ini AlasannyaPolisi mengungkapkan jasad perempuan yang dimutilasi di Bekasi disimpan di dalam boks oleh tersangka Ecky selama satu tahun lebih.
Baca lebih lajut »
Polisi Periksa Kejiwaan Ecky Listiantho Tersangka Kasus Mutilasi di BekasiKorban mutilasi di Bekasi diduga dibunuh oleh Ecky Listiantho dan disimpan di kos-kosan selama satu tahun lalu
Baca lebih lajut »