Ternyata, Vaksin Covid-19 Hanya untuk yang Berusia 18 Tahun ke Atas

Indonesia Berita Berita

Ternyata, Vaksin Covid-19 Hanya untuk yang Berusia 18 Tahun ke Atas
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 liputan6dotcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 57 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 26%
  • Publisher: 83%

Untuk vaksin COVID-19 usia di bawah 18 tahun, termasuk anak-anak masih terus dikembangkan dan berproses.

Liputan6.com, Jakarta Ketua Pelaksana Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Erick Thohir menyampaikan bahwa vaksin COVID-19 yang ada saat ini hanya berlaku untuk mereka yang berusia 18 tahun ke atas.

Saat ini, Erick Thohir yang juga Menteri BUMN mengatakan, BUMN farmasi Indonesia telah melakukan kerja sama dengan sejumlah perusahaan internasional, seperti Sinovac dari China dan perusahaan asal Uni Emirat Arab , G42 untuk mengembangkan vaksin. "G42 memang pada saat ini sudah melakukan uji klinis sendiri di UEA kepada 45 ribu relawan dari 85 suku bangsa. Karena itu kami mengutus tim ke UAE sebagai reviewer untuk mensinkronisasikan sistem. Saya mendapat laporan sistemnya berjalan dengan baik dan sepertinya BPOM kita bisa menerima uji klinis yang berjalan di UEA," katanya

Di sisi lain, Erick mengatakan, Indonesia juga berupaya mengembangkan vaksin merah putih."Dari pengalaman yang sudah berjalan selama ini, kita juga punya kapasitas, cuma memang karena ini penyakit baru kita belum bisa mendapatkan teknologinya," ucapnya. "Jadi, ada vaksin bantuan pemerintah dimana melalui APBN dan menggunakan data BPJS Kesehatan, jadi nanti istilahnya ada vaksin gratis secara massal yang diharapkan bisa di awal tahun depan," ujar Erick dalam paparannya kepada Komisi IX DPR RI, Kamis .

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

liputan6dotcom /  🏆 4. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

18 Provinsi Laporkan Kasus Sembuh Lebih Tinggi dari Kasus Baru COVID-19 per 26 Agustus 202018 Provinsi Laporkan Kasus Sembuh Lebih Tinggi dari Kasus Baru COVID-19 per 26 Agustus 2020Kementerian Kesehatan Republik Indonesia merilis data laporan harian COVID-19 per 26 Agustus 2020. Data tersebut menunjukkan ada 18 provinsi yang melaporkan kasus sembuh lebih tinggi dari kasus baru COVID-19.
Baca lebih lajut »

Mardani Ali Sera Sarankan Duit Influencer untuk Riset Vaksin Covid-19Mardani Ali Sera Sarankan Duit Influencer untuk Riset Vaksin Covid-19Anggaran sebesar Rp90 miliar untuk influencer harus punya tolok ukur keberhasilan dan pertanggungjawaban yang jelas. Politikus...
Baca lebih lajut »

Dua Penyintas Covid-19 di Eropa Kembali Kena Covid-19 |Republika OnlineDua Penyintas Covid-19 di Eropa Kembali Kena Covid-19 |Republika OnlineSebelumnya, Hong Kong melaporkan kasus infeksi ulang Covid-19.
Baca lebih lajut »

19 Pegawai RSUD 45 Kuningan Positif Covid-19 |Republika Online19 Pegawai RSUD 45 Kuningan Positif Covid-19 |Republika OnlineLayanan rawat jalan RSUD 45 Kabupaten Kuningan ditutup
Baca lebih lajut »

Piala AFC U-16 dan U-19 Terancam Ditunda karena COVID-19, Bagaimana Nasib Timnas Indonesia?Piala AFC U-16 dan U-19 Terancam Ditunda karena COVID-19, Bagaimana Nasib Timnas Indonesia?Federasi Sepakbola Asia (AFC) telah mengirim surat kepada para federasi sepakbola dibawah naungannya untuk mengkaji kemungkinan penjadwalan ulang Piala AFC U-16 dan U-19 akibat belum meredanya COVID-19
Baca lebih lajut »

Vaksin Covid-19 Disebut Cuma Bikin Kebal Dua TahunVaksin Covid-19 Disebut Cuma Bikin Kebal Dua TahunKetua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan PEN Erick Thohir menyebut vaksin corona yang dikembangkan Indonesia tak bisa membuat orang kebal selamanya.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-04-05 06:21:47