Terkait Kasus Nurdin Abdullah, KPK Usut Dugaan Suap di Sulsel

Indonesia Berita Berita

Terkait Kasus Nurdin Abdullah, KPK Usut Dugaan Suap di Sulsel
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 Beritasatu
  • ⏱ Reading Time:
  • 55 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 25%
  • Publisher: 59%

KPK membuka penyidikan soal dugaan suap terkait pemeriksaan laporan keuangan Pemprov Sulsel pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR).

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi membuka penyidikan soal dugaan suap terkait pemeriksaan laporan keuangan Pemprov Sulawesi Selatan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang . Digelarnya penyidikan ini merupakan hasil pengembangan dari persidangan kasus korupsi yang menjerat mantan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah.

"Dari hasil perkembangan persidangan perkara sebelumnya dengan terpidana Nurdin Abdullah, KPK kembali mengembangkan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi berupa pemberian suap untuk pemeriksaan laporan keuangan Pemda Provinsi Sulawesi Selatan tahun anggaran 2020 pada Dinas PUTR," ungkap Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Jumat .Hanya saja, KPK belum mengumumkan para pihak yang menjadi tersangka pada kasus tersebut.

"Pengumpulan alat bukti saat ini masih berjalan di antaranya dengan melakukan upaya paksa penggeledahan dan penyitaan disertai dengan pemanggilan berbagai pihak sebagai saksi," ungkap Ali. Diketahui sebelumnya, majelis hakim menjatuhkan hukuman 5 tahun pidana penjara dan denda Rp 500 juta subsider 4 bulan kurungan terhadap Nurdin Abdullah. Tak hanya itu, majelis hakim juga menjatuhkan pidana tambahan terhadap Nurdin berupa kewajiban membayar uang pengganti sebesar Rp 2,18 miliar dan SGD 350.000 subsider 10 bulan pidana. Hakim juga mencabut hak politik selama 3 tahun setelah Nurdin Abdullah menjalani pidana pokok.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

Beritasatu /  🏆 26. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Pengembangan Kasus Korupsi Mantan Gubernur Sulsel, KPK Kembali Geledah Kantor Dinas PUTRPengembangan Kasus Korupsi Mantan Gubernur Sulsel, KPK Kembali Geledah Kantor Dinas PUTRJuru bicara KPK, Ali Fikri mengatakan penggeledahan di Kantor Dinas PUTR merupakan pengumulan bukti dalam pengembangan kasus Mantan Gubernur Sulsel.
Baca lebih lajut »

Wakil Bupati Banyumas Diperiksa KPK, Terkait Kasus Apa?Wakil Bupati Banyumas Diperiksa KPK, Terkait Kasus Apa?KPK memeriksa Wakil Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, terkait kasus korupsi di Kabupaten Banjarnegara.
Baca lebih lajut »

Kasus Penyakit Mulut & Kuku Meningkat Tajam Di SulselKasus Penyakit Mulut & Kuku Meningkat Tajam Di Sulsel9 Ekor Mati Kasus Pmk Meningkat Sapi Diberi Vaksin
Baca lebih lajut »

KPK Usut Dugaan Suap Audit Laporan Keuangan Sulsel, Sudah Ada TersangkaKPK Usut Dugaan Suap Audit Laporan Keuangan Sulsel, Sudah Ada TersangkaKPK memulai penyidikan kasus suap pemeriksaan laporan keuangan Provinsi Sulsel. Kasus ini merupakan pengembangan dari dugaan suap yang menjerat Nurdin Abdullah.
Baca lebih lajut »

Mardani Maming Dituding KPK Terima Dana Rp 104,3 Miliar Terkait Dugaan Suap dan Gratifikasi di Tanah BumbuKPK temukan dua bukti permulaan pada dugaan suap dan gratifikasi pemberian izin usaha tambang di Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Juni 2022, KPK tingkatkan pemeriksaan ke penyidikan Bupati Tanah Bumbu Mardani Maming. Polhuk AdadiKompas
Baca lebih lajut »

Update Sidang Suap Ade Yasin: Pengacara Nilai Dakwaan JPU KPK Tak Cermat, Minta Kliennya DibebaskanUpdate Sidang Suap Ade Yasin: Pengacara Nilai Dakwaan JPU KPK Tak Cermat, Minta Kliennya DibebaskanKuasa hukum Bupati Bogor nonaktif Ade Yasin meminta kasus kliennya batal demi hukum karena dakwaan JPU KPK dinilai tidak cermat.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 10:27:18