Terdampak Covid-19, Kawasan Kepulauan Pesisir Perlu Intervensi Pemerintah Pusat

Indonesia Berita Berita

Terdampak Covid-19, Kawasan Kepulauan Pesisir Perlu Intervensi Pemerintah Pusat
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 kompascom
  • ⏱ Reading Time:
  • 56 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 26%
  • Publisher: 68%

Covid-19 menyebabkan ekonomi kawasan kepulauan dan pesisir terpuruk. Intervensi pemerintah pusat diperlukan agar roda ekonomi kembali bangkit.

“Kami akan membuat langkah strategis untuk menjalani agar sendi perekonomian di kawasan kepulauan dan pesisir dapat kembali bangkit sehingga kesejahteraan masyarakat bisa tercapai,” kata Abdul Gafur dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Sabtu .Dalam silaturahmi yang digelar secara virtual itu, Bupati PPU menjelaskan, Aspeksindo tetap berkomitmen dan tak abai dalam penanganan Covid-19. Aspeksindo akan memaksimalkan sarana prasarana yang ada meski terbatas.

Sementara itu, Dewan Pakar Aspeksindo Rokhmin Dahuri mengakui bahwa pembangunan di wilayah pesisir belum maksimal. Keterbatasan anggaran dinilai menjadi penyebab utama. Indonesia memiliki 17.504 pulau dengan garis pantai terpanjang di dunia yang harus diperhatikan. Rokhmin pun berharap ada peran investor yang tertarik untuk meningkatkan pembangunan di kawasan kepulauan dan pesisir.

Peran swasta atau investor, kata Rokhmin, penting untuk memajukan wilayah pesisir karena alasan keterbatasan dana tersebut."Padahal, nelayan membutuhkan alat tangkap yang bagus, kapal ikan yang modern, pelabuhan yang punya standar sanitasi, hingga praktik pengelolaan potensi kelautan dan budidaya yang baik pula. Semua itu membutuhkan anggaran yang besar," ujarnya.

Dalam silaturahmi nasional ke-5, Aspeksindo menghadirkan sejumlah narasumber antara lain Wakil Ketua MPR RI dan Sekjen HMPI Jazilul Fawaid, Juru Bicara Presiden RI Mochammad Fadjroel Rachman, Mentri Kelautan dan Perikanan RI Edhy Prabowo, serta Founder Kurir Kebaikan Indonesia dan Relawan Gugus Tugas Covid-19, dr Tirta.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

kompascom /  🏆 9. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Gugus Tugas Covid-19: Tidak Ada Penambahan Kasus Baru Covid-19 di LebakGugus Tugas Covid-19: Tidak Ada Penambahan Kasus Baru Covid-19 di LebakSaat ini 10 pasien positif terjangkit Covid-19 telah dinyatakan sembuh, delapan orang berstatus dalam pemantauan, sementara satu orang meninggal dunia.
Baca lebih lajut »

Yuswohady Kasih Solusi Bangkitkan Ekonomi Terdampak Covid-19Yuswohady Kasih Solusi Bangkitkan Ekonomi Terdampak Covid-19Pakar Marketing Yuswohady menilai sedekah, salah satu instrumen ekonomi yang diajarkan Islam, turut menjadi solusi universal yang bisa diterapkan dalam membangkitkan ekonomi di tengah Pandemi Covid-19.
Baca lebih lajut »

BPJS TK Buka Program Vokasi Untuk Korban PHK Terdampak Covid-19BPJS TK Buka Program Vokasi Untuk Korban PHK Terdampak Covid-19Di masa pandemi covid-19, kegiatan vokasi ini lebih intens karena melihat banyaknya lapangan kerja yang tidak tersedia sehingga peserta kelak bertambah keahliannya.
Baca lebih lajut »

Titip Jual, Cara Ampuh RKB Telkom Bantu UMKM Terdampak Covid-19Titip Jual, Cara Ampuh RKB Telkom Bantu UMKM Terdampak Covid-19Whatsapp menjadi platform yang paling sering digunakan, yaitu sebesar 36%, diikuti oleh Instagram dan Facebook yang sama kuat, sebesar 29% dan 28%.
Baca lebih lajut »

Rincian 74 Kabupaten/Kota Indonesia Tidak Terdampak COVID-19Rincian 74 Kabupaten/Kota Indonesia Tidak Terdampak COVID-19Berikut daftar 74 kabupaten/kota di Indonesia tidak terdampak COVID-19.
Baca lebih lajut »

Bantu Pengusaha Kecil Terdampak Covid-19, Amartha Hangtuah Lelang JerseyBantu Pengusaha Kecil Terdampak Covid-19, Amartha Hangtuah Lelang JerseyDiharapkan terkumpul dana donasi sebesar Rp 100 juta untuk membantu pemulihan ekonomi mikro desa yang terdampak Covid-19.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-26 14:34:47