Terbitkan Obligasi, Bank BJB (BJBR) Bidik Dana Segar Rp2 Triliun
Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. atau Bank BJB mengincar dana segar Rp2 triliun melalui penerbitan Obligasi Subordinasi Berkelanjutan III. Surat utang tersebut akan diterbitkan dalam dua tahap.
Bank BJB menjelaskan perseroan tidak menyelenggarakan penyisihan dana pelunasan pokok obligasi subordinasi dengan pertimbangan untuk mengoptimalkan penggunaan dana hasil emisi sesuai dengan tujuan rencana penggunaan dana emisi. Untuk diketahui, Bank BJB menawarkan obligasi subordinasi yang terdiri dari 2 Seri, yaitu Obligasi Subordinasi Seri A dan Seri B yang masing-masing ditawarkan sebesar 100 persen dari jumlah pokok obligasi subordinasi. Pembayaran kedua Seri ini dilakukan secara penuh pada saat tanggal jatuh tempo.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Bank Dunia Peringatkan Perlambatan Ekonomi Global dan InflasiBank Dunia, pada Selasa (7/6), mengatakan dunia sedang memasuki 'periode pertumbuhan ekonomi yang lemah dan berlarut-larut, dan inflasi yang meningkat.' Bank Dunia memangkas perkiraan pertumbuhan global sebesar 1,2 persen menjadi 2,9 persen untuk 2022. Pada Januari lalu, bank tersebut...
Baca lebih lajut »
Bangun Bank Digital Dari Nol, Wanita Ini Kritik Pedas KriptoBos bank digital, Starling, mengkritik kehadiran kripto yang dinilai sebagai ancaman untuk sistem pembayaran global.
Baca lebih lajut »
Beli Pulsa Pakai Allo Bank Bisa Lebih Murah, Nih Buktinya!Layanan Allo Bank memungkinkan nasabah melakukan transaksi dalam satu aplikasi. Salah satunya pembelian pulsa handphone (HP).
Baca lebih lajut »
Waspada! Bank Dunia Sudah Umumkan Ancaman Resesi GlobalBank Dunia memperingatkan adanya potensi resesi. Presiden Bank Dunia David Malpass menyebut jika resesi sulit dihindari banyak negara.
Baca lebih lajut »
Ramalan Pertumbuhan Ekonomi RI dari Sri Mulyani hingga Bank DuniaEkonomi Indonesia diramal masih bisa tumbuh tahun ini. Ada beberapa prediksi yang menyebut ekonomi RI akan berada di kisaran 5% tahun 2022.
Baca lebih lajut »