Pemprov DKI menjelaskan dana Rp 12 miliar digunakan untuk pembelian antivirus, lisensi Microsoft Office hingga pembelian lisensi database aplikasi kependudukan.
Nurrahman menuturkan untuk antivirus akan digunakan di 267 kantor kelurahan, 44 kantor kecamatan hingga kantor-kantor suku dinas Dukcapil di setiap wilayah DKI Jakarta.
Dia belum mengetahui rincian detail anggaran tersebut, tapi pihaknya menyebut ada tiga komputer di setiap kantor dengan anggaran total sekitar Rp 1 miliar.Dia mengatakan anggaran cukup besar juga ditujukan untuk lisensi Microsoft Office. Nurrahman menuturkan anggarannya mencapai Rp 4 miliar.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Anggaran Rehab Sekolah DKI Naik dari Rp 16 M Jadi Rp 2,57 Triliun pada 2020Jika dihitung, maka anggaran ini naik sekitar 160 kali lipat dari anggaran tahun sebelumnya.
Baca lebih lajut »
DKI Anggarkan Rp 288,4 M untuk Naturalisasi Sungai dan Waduk pada 2020Naturalisasi itu untuk mengatasi masalah banjir di Ibu Kota. Megapolitan
Baca lebih lajut »
Faisal Amir Titip Pesan Lewat Anies, Istana: Pusat-Pemprov DKI Harus Hati-hatiFaisal Amir menitipkan pesan ke Anies agar pemerintah hati-hati. Pihak Istana menegaskan bahwa pemerintah pusat dan juga Pemprov DKI sama-sama harus hati-hati: FaisalAmir
Baca lebih lajut »
Anies Tawarkan Faisal Amir Kesempatan Magang di Pemprov DKIJenguk Faisal Amir, Anies pilih bicara rencana ke depan dengan menawarkan magang.
Baca lebih lajut »
Beri Semangat ke Faisal Amir, Anies Tawarkan Magang di Pemprov DKIAnies mengatakan selalu membicarakan masa depan bila menjenguk orang yang sakit. Dia melakukan hal itu juga ke Faisal Amir yang dinilainya perlu diberi banyak motivasi. FaisalAmir AniesBaswedan
Baca lebih lajut »
Dituding Ambulans Pemprov DKI, Ternyata Milik PMINama Anies Baswedan awalnya dituding terlibat membantu demonstran.
Baca lebih lajut »