Tenaga medis yang menangani pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Salatiga belum menerima intensif.
Direktur RSUD Kota Salatiga Sri Pamuji Eko Sudarko mengatakan, para tenaga medis sudah menunggu insentif dari Kementerian Kesehatan sejak bulan Maret lalu.
Para tenaga medis yang berhak menerimanya yakni satu dokter spesialis paru, tiga dokter spesialis penyakit dalam, 14 dokter umum yang bertugas di UGD, serta dokter jaga ruang isolasi, dan 14 perawat.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Sebanyak 28 Tenaga Kesehatan di Kota Malang Positif Covid-19 |Republika OnlineDari 28 tenaga kesehatan positif Covid-19, 14 dinyatakan telah sembuh.
Baca lebih lajut »
Jokowi Minta Tenaga Medis dari Pusat Bantu Daerah Tangani Covid-19Presiden Joko Widodo meminta tenaga medis pemerintah pusat diperbantukan ke daerah luar Jakarta yang mengalami lonjakan kasus Covid-19.
Baca lebih lajut »
Alasan Keluarga Pasien COVID-19 Aniaya Tenaga Medis hingga Ambil Paksa Jenazah: Penanganan Kacau - Tribun Ambon“Ayah saya diperlakukan di rumah sakit sangat tidak manusiawi. Penanganannya kacau dan itu yang membuat keluarga tidak terima,” kata AK
Baca lebih lajut »
Penjelasan Kemenkes Terkait Pencairan Tunjangan Tenaga Medis |Republika OnlinePemerintah menganggarkan dana insentif bagi tenaga medis sebesar Rp 5,6 triliun.
Baca lebih lajut »
Kemkes Jelaskan soal Lambatnya Pancairan Tunjangan Tenaga MedisKeterlambatan pencairan dana dikarenakan terlambatnya usulan pembayaran tunjangan tenaga kesehatan dari faskes dan dinkes.
Baca lebih lajut »