Kartu Prakerja berpotensi menguapkan uang negara yang sangat besar untuk dikorupsi.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Komisi III DPR RI Didik Mukrianto mengaku tak terkejut dengan temuan dan rekomendasi KPK soal Kartu Prakerja. Politikus Demokrat itu berharap penyimpangan itu juga diambil tindakan hukum.
Didik mengingatkan, sepanjang ada unsur perbuatan melawan hukum, penyalahgunaan kewenangan, kesempatan, memperkaya diri sendiri dan/atau orang lain atau korporasi, dan merugikan keuangan negara atau perekonomian negara harus ditindak. Didik menyebutkan, kekhawatiran telah muncul di Komisi III soal Prakerja terkait potensi konflik kepentingan, potensi penunjukan kemitraan tanpa melalui mekanisme tender, potensi dagang pengaruh, dan transparansi, serta akuntabilitasnya yang dianggap tidak terpenuhi, padahal melibatkan keuangan negara yang amat sangat besar.
Sebelumnya, KPK mengumumkan hasil kajian terhadap program Kartu Prakerja. Ada sejumlah rekomendasi yang salah satunya menyoroti konflik kepentingan platform penyedia pelatihan Prakerja.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Temuan KPK Soal Kartu Prakerja Diminta untuk Ditindaklanjuti |Republika OnlineTerdapat konflik kepentingan pada lima dari delapan platform digital.
Baca lebih lajut »
Temuan KPK soal Kartu Prakerja Sudah Menjawab Pertanyaan PublikKPK meminta pelaksanaan Program Kartu Prakerja gelombang keempat dihentikan, karena ditemukan persoalan pada pelaksanaan sebelumnya. KartuPrakerja
Baca lebih lajut »
Temuan kasus COVID-19 di Kudus merata di semua kecamatanTemuan kasus penyakit virus corona (COVID-19) di Kabupaten Kudus Provinsi Jawa Tengah yang sebelumnya hanya tersebar di beberapa lokasi kini merata di ...
Baca lebih lajut »
Virus Corona di Indonesia Tak Unik, Temuan Vaksin Apapun Bisa DipakaiAhli virologi dari Universitas Udayana menyebut vaksin Corona apapun bisa digunakan di Indonesia. Karakteristik virus Corona di Indonesia dinilai tidak unik. Coronavirus via detikHealth
Baca lebih lajut »
Polri Jelaskan Temuan Kasus Penggunaan Dana Covid-19 |Republika OnlineAda kasus yang kerugiannya kecil sehingga penyelesaiannya dengan dimediasi.
Baca lebih lajut »