Teliti Kemungkinan Hidup di Luar Bumi, NASA Kirim Ragi ke Luar Angkasa

Indonesia Berita Berita

Teliti Kemungkinan Hidup di Luar Bumi, NASA Kirim Ragi ke Luar Angkasa
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 jawapos
  • ⏱ Reading Time:
  • 50 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 23%
  • Publisher: 51%

Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) belum lama ini diketahui mengirimkan sampel ragi ke luar angkasa.

JawaPos.com – Perjalanan singkat ke luar angkasa untuk beberapa sampel ragi ini diklaim berpotensi menjadi capaian ilmiah besar bagi umat manusia setelah kolaborasi eksperimental antara NASA dan para peneliti di University of British Columbia.

Baca juga:UU KUHP yang Baru Harus Gencar DisosialisasikanTujuan akhirnya adalah menemukan cara untuk melindungi astronot dan calon anggota koloni ruang angkasa masa depan dari sinar berbahaya yang sama. Selain itu, tujuan dari penelitian ini sekaligus menegaskan kembali mengenai kemungkinan membangun kehidupan di luar bumi.

Baca juga:Nikita Mirzani Soal Bunda Corla: Bukan Corla Namanya, Tapi IndraNislow mengatakan ragi dan alga memiliki sekitar 70 persen gen yang sama dengan manusia, termasuk gen RAD51 yang penting untuk membuat protein guna memperbaiki DNA. Baca juga:Pakar Ekonomi Unair Sebut Investasi Barang Mewah Jadi Pilihan AmanAstronot Kanada Chris Hadfield, mantan komandan di Stasiun Luar Angkasa Internasional , telah mengalami dampak radiasi kosmik secara langsung. Dia mengatakan medan magnet bumi melindungi daging manusia dari radiasi matahari dan bintang, tetapi ketika Anda berada di atas atmosfer, Anda kehilangan sebagian besar perlindungan itu.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

jawapos /  🏆 35. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Penyebar Hoax Diindikasikan Dilakukan Dari Luar Jayapura dan Luar PapuaPenyebar Hoax Diindikasikan Dilakukan Dari Luar Jayapura dan Luar PapuaSebelumnya Kapolresta sudah menyampaikan agar warga mewaspadai adanya upaya penyebaran informasi hoax dan ternyata terbukti. Ada upaya yang masih mencoba disetting agar Jayapura maupun daerah lainnya tidak aman.
Baca lebih lajut »

Persita vs Persebaya: 2 Pemain Asing Bajol Ijo Kemungkinan Belum Bisa DiterjunkanPersita vs Persebaya: 2 Pemain Asing Bajol Ijo Kemungkinan Belum Bisa DiterjunkanPersebaya dijadwalkan mengawali putaran kedua Liga 1 2022/2023 dengan menghadapi Persita Tangerang besok.
Baca lebih lajut »

Psikolog UI Teliti Penyebab Bungkamnya Mahasiswa Saksi Kecurangan AkademikPsikolog UI Teliti Penyebab Bungkamnya Mahasiswa Saksi Kecurangan AkademikPsikolog UI Anna Armeini Rangkuti mengidentifikasi ada empat motif utama silence mahasiswa terhadap kesaksian adanya kecurangan akdemik.
Baca lebih lajut »

Mahasiswa Doktoral UI Teliti Sebab Mahasiswa Enggan Lapor Kecurangan, Ada 4 MotifMahasiswa Doktoral UI Teliti Sebab Mahasiswa Enggan Lapor Kecurangan, Ada 4 MotifMahasiswa doktoral UI sekaligus dosen UNJ, Anna Armeini Rangkuti teliti kenapa mahasiswa enggan melapor saat jadi saksi kecurangan akademik. Ditemukan 4 motif.
Baca lebih lajut »

Saat Bad Mood Orang Justru Lebih TelitiSaat Bad Mood Orang Justru Lebih TelitiPeneliti Amerika Serikat menemukan bahwa saat suasana hati sedang buruk, orang justru akan lebih teliti dan analitik. Mereka pun menyarankan Anda melakukan pekerjaan yang berorientasi pada detil, saat suasana hati buruk.
Baca lebih lajut »

Remaja Terlibat Pembunuhan, Pakar Unair Ungkap 2 Kemungkinan MotifRemaja Terlibat Pembunuhan, Pakar Unair Ungkap 2 Kemungkinan MotifPakar psikologi klinis Unair beri pandangan soal remaja terlibat pembunuhan seperti yang terjadi di Makassar. Kepribadian antisosial bisa jadi motif.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 06:42:07