Tekan Inflasi di Jateng, Ganjar Perintahkan untuk Gencarkan Operasi Pasar
Menurutnya, tingkat inflasi 4,9 persen membuat Provinsi Jawa Tengah masuk ke dalam zona merah terkait inflasi yang disebabkan tingginya harga komoditas cabai dan bawang merah.Intervensi pemerintah juga dilakukan untuk menekan harga cabai dan bawang merah. Sebab, meskipun sudah turun dari harga Rp100 ribu per kilogram menjadi Rp65 ribu, namun harga itu dianggap masih mahal.
"Kita kan target nasional 3 plus minus 1. Kalau kita liat hari ini Jawa Tengah sudah 4,9 hampir 5 lho. Menurut saya ini sudah berbahaya. Maka segera dilakukan intervensi. Itu lah mengapa kita mesti operasi pasar," ujar Ganjar.juga terus memantau pergerakan harga di pasar terkait komoditas yang membuat tingginya inflasi yaitu cabai dan bawang merah.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Cara Ganjar Tekan Inflasi, Gencarkan Operasi PasarGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, menyebut inflasi di Jawa Tengah hari ini mencapai 4,9 persen.
Baca lebih lajut »
Jurus Singapura Tekan Inflasi, Bank Sentral Perketat Kebijakan MoneterJurus Singapura Tekan Inflasi, Bank Sentral Perketat Kebijakan Moneter: Bank sentral Singapura memperketat kebijakan moneternya dalam upaya memperlambat inflasi.
Baca lebih lajut »
Ganjar Pranowo Emoh Tanggapi Bambang Pacul: Aku Ngurusi Inflasi WaeKetimbang mengurusi survei-survei, Ganjar Pranowo menilai saat ini banyak hal lebih penting untuk mendapatkan perhatian, salah satunya berkaitan dengan inflasi. TempoNasional
Baca lebih lajut »
Charta Politika: Elektabilitas Ganjar unggul di Jateng dan JatimSurvei dari Charta Politika Indonesia berkenaan dengan elektabilitas calon presiden dalam Pilpres 2024 di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat menunjukkan ...
Baca lebih lajut »
Charta Politika: Elektabilitas Ganjar Unggul di Jateng dan Jatim |Republika OnlineElektabilitas Prabowo di Jabar tertinggi dengan 26,9 persen, disusul Anies 22 persen.
Baca lebih lajut »
Kuota PPDB SMA/SMK Jateng Sisa 0,75 Persen, Ganjar: Prioritas Siswa Tak MampuSOLO - Pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2022/2023 di Jawa Tengah telah menyerap 216.107 peserta didik baru atau 99,25 persen dari total daya tampung SMA/SMK negeri 217.745 orang. Gubernur Jateng Ganjar Pranowo
Baca lebih lajut »