AP Hasanuddin saling komentar di akun Facebook Thomas Djamaluddin.
"Andi Pangerang Hasanuddin dengan simpatisan Muhammadiyah Ahmad Fauzan di FB saya. Sayang, diskusi awal sudah terhapus atau dihapus, tidak saya jumpai lagi di FB," kata Thomas melalui pesan singkat yang diterimaThomas mengaku, setelah mendapatkan informasi dari teman-teman media massa soal berita komentar AP Hasanuddin di media sosial, ia langsung menegur AP Hasanuddin.
"Kalian Muhammadiyah, meski masih jadi saudara seiman kami, rekan diskusi lintas keilmuan tapi kalian sudah kami anggap jadi musuh bersama dalam hal anti-TBC dan keilmuan progresif yang masih ego sektoral. Buat apa kalian berbangga-bangga punya masjid, panti, sekolah, dan rumah sakit yang lebih banyak dibandingkan kami kalau hanya egosentris dan ego sektoral saja?" kata akun AP Hasanuddin.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Peneliti BRIN Dilaporkan ke Polres Jombang Terkait Ancaman Pembunuhan |Republika OnlineAP Hasanuddin berkomentar ancam warga Muhammad merespon status Thomas Djamaluddin.
Baca lebih lajut »
Mantan Ketum Pemuda Muhammadiyah Nilai Thomas Djamaluddin tak Bijak, Perlu Disanksi |Republika OnlineThomas Djamaluddin semestinya tidak melakukan provokasi di media sosialnya
Baca lebih lajut »
Saleh Minta Oknum Ilmuwan BRIN Thomas Djamaluddin Dijatuhi SanksiSaleh Partaonan Daulay meminta BRIN menjatuhkan sanksi terhadap ilmuwannya, Thomas Djamaluddin terkait kisruh penetapan 1 Syawal. Begini masalahnya.
Baca lebih lajut »
Thomas Djamaluddin Ungkap Musabab Komentar Bernada Ancaman Peneliti BRIN ke Warga MuhammadiyahThomas Djamaluddin menjelaskan awal mula sejawatnya di BRIN mengeluarkan komentar bernada mengancam warga Muhammadiyah.
Baca lebih lajut »
Peneliti BRIN Ancam Bunuh Warga Muhammadiyah, Apa Sebabnya? |Republika OnlineIa berkomentar di kolom penyataan Prof Thomas Djamaluddin.
Baca lebih lajut »
Kirim Surat Minta Maaf ke Muhammadiyah, Peneliti BRIN: Saya EmosiAndi Pangerang Hasanuddin mengaku emosi dengan serangan yang dilakukan terhadap Thomas Djamaluddin, rekan sesama peneliti di BRIN.
Baca lebih lajut »