Keberadaan pohon- pohon peneduh di sejumlah ruas jalan di Kota Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) dinilai berbahaya. Apalagi saat ini kondisi cuaca terbilang cukup ekstrem.
Hujan deras disertai angin kencang dan petir sering mengguyur Kabupaten Kotawaringin Barat membuat pohon tersebut rawan tumbang. Guna mencegah timbulnya korban, Dinas Lingkungan Hidup melibatkan Dinas Pemadam Kebakaran untuk melakukan penebangan.
Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Kotawaringin Barat Ramlan mengatakan, jumlah pohon peneduh yang rawan tumbang sejatinya jumlahnya cukup banyak di Kota Pangkalan Bun. “Sebenarnya jumlahnya banyak, namun prioritas yang paling berisiko dulu yang kita tebang terutama di tengah kota,” tegasnya, Rabu .
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Kota Kotor Hidden Gems di Montenegro, Kota Terbaik Dunia Versi Lonely PlanetJangan sepelekan Kota Kotor di Montenegro, tak seperti namanya, ini kota terbaik dunia versi Lonely Planet.
Baca lebih lajut »
Ini Kota-Kota Tujuan Investasi Orang-Orang Super |em|Tajir|/em| |Republika OnlineHanya London yang mewakili Eropa dalam daftar kota tujuan orang-orang super kaya.
Baca lebih lajut »
Kaesang Bisa Jadi Penantang Kuat Kader PKS di Pilkada DepokPDIP Kota Depok siap mengantarkan Kaesang ke singgasana Wali Kota Depok.
Baca lebih lajut »
Arab Saudi Bersiap Rayakan Idul Fitri |Republika OnlineKota-kota di seluruh Kerajaan Arab Saudi bersiap-siap untuk perayaan Idul Fitri.
Baca lebih lajut »
Jutaan Warga Muhammadiyah Salat Id Hari Ini: Jakarta, Solo, Yogya hingga Papua Berlangsung KhidmatJutaan warga Muhamammadiyah Salat Idul Fitri hari ini berlangsung dengan khidmat di kota-kota di Indonesia,
Baca lebih lajut »
Polisi Periksa Kesehatan Ratusan Sopir Taksi di Pangkalan Bandara Soekarno HattaUpayakan pelayanan prima untuk angkutan lebaran 2023, ratusan sopir taksi dan angkutan umum di Bandara Soekarno-Hatta menjalani pemeriksaan kesehatan di Tempat Pengendapan Taksi Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Rabu (19/4/2023).
Baca lebih lajut »