Saat ini, tema pernikahan adat Sunda sudah mulai ditinggalkan generasi milenial.
REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Pagelaran Tasik Wedding Festival 2019 yang dilaksanakan di Asia Plaza, Kota Tasikmalaya, mengangkat tema pernikahan tradisional. Alasannya, pernikahan yang mengangkat adat Sunda sudah mulai ditinggalkan kaum milenial.
Menurut dia, upacara tradisi dalam prosesi pernikahan tak selalu terkesan ketinggalan zaman. Unsur tradisi saat ini bisa juga dikemas dengan tren kekinian. Ia menjelaskan, kegiatan yang rutin digelar setiap tahunnya itu diikuti oleh 26 vendor pernikahan. Menurut dia, setiap tahun semakin banyak peserta yang ikut serta dan masyarakat yang tertarik menggunakan jasa pelaku industri pernikahan pun semakin meningkat.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Video Mesum Diduga Pelajar Tasik Tersebar, KPAID Turun TanganKPAID Tasikmalaya menelusuri video mesum yang diduga dilakukan pelajar Tasikmalaya.
Baca lebih lajut »
Angkat Tema Kehati, ISE 2019 Tampilkan Spesimen Katak BertandukISE 2019 yang diprakarsai LIPI akan menonjolkan bidang keanekaragaman hayati karya anak bangsa.
Baca lebih lajut »
Festival Media 2019 digelar Aliansi Jurnalis Independen JambiAliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Jambi akan menggelar Festival Media Jambi pada 16-17 November 2019 di Kota Jambi dengan mengangkat tema "Festival ...
Baca lebih lajut »
Hasil Denmark Terbuka 2019: Ganda Putra ke Perempat Final, Jonatan Christie Angkat KoperDua ganda putra Indonesia melaju ke perempat final Denmark Terbuka 2019. Tapi, tunggal putra andalan Indonesia, Jonatan Christie, terpaksa harus angkat koper dari turnamen ini.
Baca lebih lajut »
Jonatan Tersingkir di Denmark Open, Vito JugaJonatan Christie gagal melangkah ke perempatfinal Denmark Open 2019. Jonatan menyusul rekannya, Shesar Hiren Rhustavito, yang mesti angkat koper lebih dulu.
Baca lebih lajut »
Menghidupkan Budaya Kulon Progo Lewat Festival Musik TradisionalKelompok-kelompok kesenian yang memanfaatkan musik Gejok Lesung terus tumbuh di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Baca lebih lajut »