Target Kemiskinan Sulit Tercapai, Wapres: Memang Berat Tetapi Kita Harus Optimistis |Republika Online

Indonesia Berita Berita

Target Kemiskinan Sulit Tercapai, Wapres: Memang Berat Tetapi Kita Harus Optimistis |Republika Online
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 32 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 16%
  • Publisher: 63%

Wapres mengakui, pandemi membuat tantangan pengentasan kemiskinan lebih berat.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin mengatakan pemerintah tetap optimistis bisa menihilkan kemiskinan ekstrem menjadi nol persen dan menurunkan kemiskinan hingga tujuh persen pada 2024. Hal itu disampaikannya merespons pernyataan Kepala Badan Pusat Statistik Margo Yuwono yang menyebut, berdasarkan grafik tren penurunan, sulit untuk mencapai target penurunan kemiskinan hingga tujuh persen dan kemiskinan ekstrem nol persen 2024.

Baca Juga Wapres menjelaskan, target penurunan hingga nol kemiskinan itu ditetapkan pmerintah sebelum pandemi Covid-19. Saat itu, kemiskinan ekstrem maupun kemiskinan sudah turun dari sebelumnya, dan kembali naik setelah terjadi pandemi. Namun demikian, kata Wapres, pemerintah melakukan berbagai langkah untuk penanggulangan kemiskinan. Ada dua cara yang dilakukan pemerintah yakni perlindungan sosial kepada masyarakat kurang mampu berupa pemberian bantuan sosial. Di sisi lain, masyarakat yang diberi bantuan ini juga diberdayakan melalui program pemberdayaan agar bisa mandiri dan meningkat kesejahteraannya.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

republikaonline /  🏆 16. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Wapres Ma’ruf Minta Penggunaan Anggaran Penanggulangan Kemiskinan Harus EfisienWapres Ma’ruf Minta Penggunaan Anggaran Penanggulangan Kemiskinan Harus EfisienMa’ruf mengingatkan pemerintah memiliki target angka kemiskinan ekstrem 0 persen sehingga harus benar-benar efisien dalam menggunakan anggaran.
Baca lebih lajut »

Wapres: Jangan studi banding sedot anggaran pengentasan kemiskinanWapres: Jangan studi banding sedot anggaran pengentasan kemiskinanWakil Presiden Ma&39;ruf Amin mengingatkan agar penggunaan anggaran program pengentasan kemiskinan jangan habis untuk studi banding maupun ...
Baca lebih lajut »

Wapres Ingatkan Studi Banding Jangan Sedot Anggaran Pengentasan KemiskinanWapres Ingatkan Studi Banding Jangan Sedot Anggaran Pengentasan KemiskinanWakil Presiden Ma'ruf Amin mengingatkan agar penggunaan anggaran program pengentasan kemiskinan jangan habis untuk studi banding maupun rapat. Ada Rp 500 triliun dananya.
Baca lebih lajut »

Wapres: Tidak Semua Anggaran Kemiskinan untuk Rapat dan Perjalanan Dinas |Republika OnlineWapres: Tidak Semua Anggaran Kemiskinan untuk Rapat dan Perjalanan Dinas |Republika OnlineWapres menyebut, pengunaan anggaran itu harus benar-benar efisien.
Baca lebih lajut »

Ma'ruf Amin Optimis Pemerintah Capai Target 0 Persen Kemiskinan Ekstrem pada 2024Ma'ruf Amin Optimis Pemerintah Capai Target 0 Persen Kemiskinan Ekstrem pada 2024Pemerintah menargetkan tingkat kemiskinan di Indonesia sekitar 7 persen dan kemiskinan ekstrem mendekati 0 persen pada 2024.
Baca lebih lajut »

'Kinerja Birokrasi Diukur dari Dampak untuk Kehidupan Rakyat' |Republika Online'Kinerja Birokrasi Diukur dari Dampak untuk Kehidupan Rakyat' |Republika OnlineKemiskinan nol persen diklaim menjadi target PDIP.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-26 14:25:15