Jakpro harus mencari sponsor untuk penyelenggaran Formula E Jakarta karena tidak memperoleh suntikan dana dari APBD DKI Jakarta.
Bagikan A- A+ Bisnis.com, JAKARTA — PT Jakarta Propertindo optimistis pelaksanaan Formula E Jakarta akan berjalan lancar meski tanpa pendanaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah .
“Kami saat ini menilai perolehan dana melalui B2B adalah yang paling tepat. Dengan pengalaman penyelenggaraan tahun lalu yang secara umum dinilai positif, diharapkan dapat memberikan daya tarik bagi sponsor,” jelas Syachrial kepada Bisnis yang dikutip Minggu . Jakpro juga berhadap adanya dukungan sponsorship dari Badan Usaha Milik Negara . Namun sejauh ini belum ada BUMN yang akan memberikan sponsorship dalam penyelenggaraan Formula E nanti.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Tanpa APBD, Jakpro Terpaksa Cari Sponsor untuk Formula E Jakarta 2023Jakpro harus mencari sponsor untuk penyelenggaran Formula E Jakarta karena tidak memperoleh suntikan dana dari APBD DKI Jakarta.
Baca lebih lajut »
JakPro Harapkan BUMN Jadi Sponsor Formula E 2023JakPro sebagai pelaksana Formula E berharap Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memberikan dukungan sponsorship
Baca lebih lajut »
Lima Bulan Jelang Formula E, JakPro Belum Temukan SponsorPT Jakarta Propertindo (JakPro) selaku penyelenggara, belum juga mendapatkan spronsor untuk pendanaan Formula E musim kedua itu. Diharap sponsor tahun lalu bisa ikut lagi
Baca lebih lajut »
10 Provinsi Kaya di Indonesia, DKI Jakarta PertamaDaftar provinsi tajir di Indonesia berdasarkan APBD 2021, urutan pertama adalah DKI Jakarta
Baca lebih lajut »
DPRD DKI Minta Jakpro Gabungkan Anak Usahanya karena Terus MerugiKomisi C DPRD DKI Jakarta meminta Pemprov untuk melakukan merger atau penggabungan anak usaha PT Jakarta Propertindo (Jakpro). Anak usaha Jakpro dinilai tidak produktif dan membebankan Jakpro karena terus merugi.
Baca lebih lajut »
DPRD DKI Minta Jakpro Gabungkan Anak Usaha Karena Rugi Terus | merdeka.comKomisi C DPRD DKI Jakarta meminta Pemprov untuk melakukan merger atau penggabungan anak usaha PT Jakarta Propertindo (Jakpro). Anak usaha Jakpro dinilai tidak produktif dan membebankan Jakpro karena terus merugi.
Baca lebih lajut »