Ancaman gelombang kedua virus Corona COVID-19 membuat banyak orang ekstra waspada. Tak terkecuali untuk urusan bercinta. Perlukah pakai masker saat bercinta? via detikHealth
membuat banyak orang ekstra waspada. Tak terkecuali untuk urusan bercinta, ada banyak pembatasan yang dianjurkan.
Salah satunya disampaikan oleh lembaga amal di Ingris, yang menyarankan pasangan untuk bercinta dengan menggunakan masker. Selain itu, dianjurkan juga untuk tidak bercinta selain di rumah masing-masing.wajah saat berhubungan seks dan memilih posisi di mana Anda tidak bertatap muka juga akan membantu dan menggunakan kondom atau bendungan untuk pekerjaan pukulan dan rimming akan semakin mengurangi risiko," saran Terrence Higgins Trust, dikutip dari Metro.co.uk.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Khawatir Gelombang Kedua Corona, Mesir Buka Lagi RS Isolasi |Republika OnlineRS isolasi Mesir sudah merawat sejumlah pasien corona.
Baca lebih lajut »
Kasus Corona Filipina Tertinggi di Asia Tenggara, Indonesia Urutan KeduaFilipina mencatat 6.958 kasus baru sehingga total kasus menjadi 136.638, tertinggi di Asia Tenggara. Disusul Indonesia dengan total 127.083 per 10 Agustus. CoronaUpdate via detikHealth
Baca lebih lajut »
Jumlah Kasus Virus Corona Naik, Kuba Kembali Berlakukan LockdownPihak berwenang di Kuba, Senin (10/8), kembali memberlakukan langkah-langkah untuk mengatasi perebakan virus corona. Pemerintah Kuba membatasi perjalanan antar-provinsi, menutup kawasan pantai, bar, restoran dan membatasi operasi bandara utama hanya untuk penerbangan internasional. Otoritas...
Baca lebih lajut »
Jumlah Kasus Virus Corona di Dunia Tembuh 20 JutaJumlah kasus Covid-19 sekarang telah tercatat lebih dari 20 juta di seluruh dunia, lebih dari setengahnya dari Amerika Serikat (AS).
Baca lebih lajut »
Jumlah Kasus Virus Corona di Dunia Tembus 20 JutaJumlah kasus Covid-19 sekarang telah tercatat lebih dari 20 juta di seluruh dunia, lebih dari setengahnya dari Amerika Serikat (AS).
Baca lebih lajut »