Pemerintah akan mengidentifikasi lahan kritis di kawasan hulu di Sumatera Selatan sebagai upaya mitigasi bencana banjir dan longsor. Di kawasan hulu masih ditemukan pemanfaatan lahan yang tidak pada tempatnya. Nusantara AdadiKompas
Kepala Bidang Penataan dan Pemberdayaan Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Sumatera Selatan Makmur A Siboro, Jumat , mengatakan, pihaknya bersama dengan pihak terkait akan mengidentifikasi kawasan kritis dan rawan guna mendeteksi risiko bencana banjir dan longsor.
Belum lagi adanya penanaman tanaman perkebunan di lereng bukit yang cenderung curam. Seharusnya di lahan tersebut ditanam tanaman hutan yang juga berfungsi sebagai penahan air kala hujan turun. Ia mencontohkan di kawasan Semendo, Muara Enim, masih banyak perkebunan kopi atau sayur yang ditanam di lahan yang curam. Kegiatan itu bisa saja memicu bencana karena kopi tidak bisa menahan laju air atau tanah.
Kepala Dinas Kehutanan Sumsel Panji Tjahjanto menuturkan, dari 3,4 juta lahan hutan di Sumsel, sebanyak 700.000 hektar di antaranya kritis dengan berbagai tingkatan. Karena itu, dalam waktu dekat, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mulai membenahi kawasan hulu. Misanya, terkait pengelolaan lahan pascatambang. ”Pengawasan terhadap upaya reklamasi sampai pada revegetasi lahan kritis akan terus diperketat,” ucapnya.Upaya itu tidak hanya melibatkan Pemerintah Provinsi Sumsel, tetapi juga daerah tetangga yang di wilayahnya dialiri alur sungai yang sama. Visinya adalah untuk memperluas kawasan tutupan lahan di daerah aliran sungai.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Piala Dunia U-20 2023: Sebagian Perbaikan Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Sudah RampungPemerintah Provinsi Sumatera Selatan optimistis renovasi venue Piala Dunia U-20 2023 rampung akhir Maret.
Baca lebih lajut »
Mengenal Kabupaten Lahat Sumatera Selatan yang Kini Dilanda Banjir BandangKabupaten Lahat di Sumatera Selatan dan sedang dilanda banjir bandang memiliki 24 kecamatan, 18 kelurahan dan 360 desa.
Baca lebih lajut »
Ini Alasan PT Cipta Krida Bahari Ekspansi Bisnis ke PalembangWilayah Palembang, Sumatera Selatan memiliki potensi bisnis logistik yang sangat besar sejalan dengan tumbuhnya industri pertambangan.
Baca lebih lajut »
Jokowi Sebut AS Ikut Terapkan Kebijakan Seperti RI, yang Mana?Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pemerintah Amerika Serikat (AS) ikut mengadopsi kebijakan pemerintah Indonesia.
Baca lebih lajut »
Pejabat dan PNS Inggris Dilarang Unduh TikTokPemerintah Inggris melarang TikTok untuk digunakan bagi para pejabat dan karyawan pemerintah.
Baca lebih lajut »
Wagub Ijeck Berharap Taekwondo Sumatera Utara Berprestasi di PON 2024Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (Pengprov TI) Sumatera Utara menggelar rapat kerja dengan tema ‘Prestasi Tiada Henti’. Wagub Sumut Musa Rajeskhah memberi arahan...
Baca lebih lajut »