Badai pemutusan hubungan kerja (PHK) masih terus menerjang sejumlah perusahaan global.
Badai pemutusan hubungan kerja masih terus menerjang sejumlah perusahaan global. Satu demi satu perusahaan besar terpaksa memberhentikan sebagian karyawannya karena berbagai alasan.
Pemecatan ini belaku untuk berbagai posisi, mulai dari direktur hingga tukang terapi pijat'in-house' Google. Hal ini merupakan PHK masal terbesar yang pernah terjadi dalam sejarah perusahaan.Perusahaan 3M Co menyatakan akan melakukan pemutusan hubungan kerja kepada 2.500 pekerja manufaktur. Keputusan itu diambil setelah pihaknya melaporkan terjadi penurunan laba bersih.
Adapun rencananya, PHK ini dilakukan terhadap 2.500 karyawan di sektor pengembangan produk dan 700 karyawan administratif, di mana mayoritas pekerja yang terkena PHK berasal dari pekerja di Jerman. Rencana itu sudah diinfokan dalam rapat dewan pekerja pada Senin . Mengutip The Straits Times, Senin , Spotify memiliki sekitar 9.800 karyawan per kuartal III-2022. Namun perusahaan memangkas sejumlah karyawannya pada September dan Oktober tahun lalu.
"Kami mengalami dan mengharapkan lebih banyak tekanan ekonomi dan keuangan yang sama yang dihadapi orang lain di industri media dan teknologi," kata kepala eksekutif Jim Bankoff dalam sebuah memo.PHK Massal juga melanda Wall Street. Manajer aset terbesar di dunia ini mengurangi sekitar 500 pekerjaan, atau kurang dari 3% tenaga kerjanya.
"Kami akan kehilangan banyak anggota tim berbakat dari seluruh perusahaan dan saya benar-benar minta maaf," tulis pendiri Stitch Fix dan mantan CEO Katrina Lake dalam posting blog.Di awal tahun baru, Amazon berencana memberhentikan lebih dari 18.000 karyawan. Departemen dari sumber daya manusia hingga Toko Amazon jadi divisi yang paling terpengaruh.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
PHK Startup Diprediksi Masih akan TerjadiBerikut prediksi alasan badai PHK masih akan berlangsung di 2023
Baca lebih lajut »
Adrian Beberkan Faktor Pendorong Badai PHK Masih Berlanjut Tahun IniKetum AFPI Adrian mengatakan faktor utama pendorong badai PHK oleh perusahaan rintisan masih berlanjut pada 2023 ialah risiko inflasi maupun resesi global
Baca lebih lajut »
Badai PHK Makin Kencang, PayPal Pangkas 2000 KaryawanLayanan pembayaran online, PayPal akhirnya harus PHK 2.000 karyawan. Simak selengkapnya!
Baca lebih lajut »
PHK Lagi PHK Lagi... PayPal Bakal Copot 2.000 KaryawanGelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) masih belum usai. Kali ini, platform transfer uang PayPal akan PHK 2.000 karyawan atau sekitar 7% dari total karyawan.
Baca lebih lajut »
Nggak Kelar-kelar, Raffi Ahmad Tambah (Lagi) 4 Bisnis BaruRANS Entertainment meluncurkan unit usaha barunya di bidang food and beverage (F&B). Gas terus!
Baca lebih lajut »
Lagi-Lagi Harga TBS Sawit di Riau Turun, Ya Ampun!Harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit sepekan ke depan mengalami penurunan sebesar Rp 36,50/Kg atau mencapai 1,41% dari harga minggu lalu.
Baca lebih lajut »