Salah satu daya tarik wisata (DTW) buatan di Banjar Pebuahan, Desa Banyubiru, hancur dan tidak digunakan lagi. Taman wisata yang dibuat kelompok sadar wisata (pokdarwis) Desa Banyubiru tersebut, kini terbengkalai karena dampak dari pandemi Covid-19.
DTW yang dikonsep sebagai tempat bermain yang ditata dengan taman bunga itu, sempat menjadi daya tarik wisata lokal. Namun karena pandemi Covid-19, ditutup sementara. Karena lama tidak digunakan lagi, akhirnya tutup selamanya.
Saat ini kondisi taman wisata Pebuahan ini sudah tidak terawat. Bangunan gubuk kecil yang terbuat dari bahan kayu, lapuk dan saat ini sudah tidak tersisa. Taman yang dulu dipenuhi bunga warna warni, kini berganti tanaman liar.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Erick Thohir Gencar Revitalisasi Aset Wisata, Taman Pracima sampai LokanantaErick Thohir menegaskan BUMN hadir untuk warga Solo dan sekitarnya, salah satunya melalui kolaborasi dengan Pura Mangkunegaran.
Baca lebih lajut »
Momen Peresmian Taman Pracima Pura Mangkunegaran, Destinasi Wisata Baru di SoloMenawarkan banyak elemen wisata, mulai dari kuliner, busana, dan kesenian.
Baca lebih lajut »
Libur Imlek, Wisata Perahu Naga di Taman Sunan Jogo Kali Solo Ramai PengunjungPengunjung diajak menyusuri Sungai Bengawan Solo dengan rute 7 kilometer dari Dermaga TSJK hingga Beton, Jebres.
Baca lebih lajut »
Kemewahan di Depan TragediBangunan bekas Kepatihan Mangkunegaran dan bekas Taman Kanak-kanak Taman Putera Mangkunegaran itu telah dibongkar.
Baca lebih lajut »
Bersama Gibran dan Raja Mangkunegaran, Erick Thohir Hadiri Peresmian Taman Pracima Tuin |Republika OnlineTaman tersebut diharapkan dapat menjadi ikon wisata baru di Kota Solo.
Baca lebih lajut »
Libur Panjang, Warga Padati Taman Margasatwa Ragunan Hari IniTaman Margasatwa Ragunan (TMR) dipadati pengunjung hari ini di libur panjang Hari Raya Imlek hingga dua hari ke depan.
Baca lebih lajut »