Taman hiburan Toshimaen Jepang akan ditutup pada akhir Agustus 2020. Rencananya sebagian area akan dibangun taman bertema Harry Potter.
TEMPO.CO, Jakarta - Taman hiburan Toshimaen Jepang akan ditutup pada akhir Agustus tahun ini. Tempat rekreasi akan diubah menjadi taman hiburan Harry Potter pada 2023, sebagaimana dilaporkan Japan Times.Ketika Toshimaen ditutup nanti, tidak termasuk fasilitas sumber air panas. Taman hiburan yang berumur 94 tahun itu pun sempat ditutup sementara terkait pandemi virus corona . Kini taman hiburan itu sudah buka lagi, namun area berenang populer di taman hiburan itu masih ditutup.
Ada sekitar 30 wahana dan atraksi, termasuk koleksi kuda-kudaan kayu yang dibuat di Jerman pada 1907. Kemudian dibawa ke taman itu tahun 1971.Menurut laporan Kyodo News, hanya sebagian dari area taman hiburan itu yang diubah bertema Harry Potter. Taman hiburan baru nanti berdasarkan film Harry Potter. Rencana akan dibuka sekitar pertengahan tahun 2023.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Kuburan Motor Klasik Jepang Dijual Online, Incaran KolektorRatusan bangkai motor klasik merek Suzuki, Honda, dan Yamaha bisa jadi bernilai buat kolektor dan pengusaha.
Baca lebih lajut »
Ongkos Besar, Jepang Tunda Gunakan Radar Anti Rudal Korea UtaraMenteri Pertahanan Jepang, Taro Kono, memutuskan untuk menunda penerapan radar Aegis Ashore yang didesain untuk mendeteksi rudal Korea Utara
Baca lebih lajut »
Jepang Bantah Longgarkan Larangan Masuk Bagi Pendatang |Republika OnlineJepang masih mengkaji kemungkinan mengizinkan pendatang kembali masuk.
Baca lebih lajut »
Roket Jepang Tabrak Samudra Pasifik Saat Lepas Landas |Republika OnlineRoket gagal mencapai ruang angkasa.
Baca lebih lajut »
Tempat Karaoke Jepang Mulai Dibuka |Republika OnlineTempat karaoke di Jepang dibuka dengan sejumlah pelayanan baru.
Baca lebih lajut »
Ledakan di Pabrik Honda Jepang, 2 Pekerja Luka SeriusLedakan terjadi pada Minggu (14/6), dua pekerja yang terluka telah dibawa ke rumah sakit.
Baca lebih lajut »