Taliban menginstruksikan saya untuk 'berhenti mengikuti gaya Amerika' dan tidak boleh mencukur atau memotong janggut siapa pun karena melanggar hukum Islam. Itulah penuturan seorang pemangkas rambut di Afghanistan sesudah Taliban berkuasa.
Dalam pemberitahuan yang dipasang di salon di Provinsi Helmand, petugas Taliban memperingatkan bahwa tukang rambut harus mengikuti hukum Syariah tentang potong rambut dan janggut."Mereka terus datang dan memerintahkan kami untuk berhenti mencukur jenggot," kata seorang tukang cukur di Kabul.
Tukang cukur rambut lain, yang mengelola salah satu salon terbesar di kota itu, mengatakan dia menerima telepon dari seseorang yang mengaku sebagai pejabat pemerintah. Selama masa kekuasaan pertama Taliban dari 1996 hingga 2001, kelompok Islam garis keras tersebut melarang gaya rambut flamboyan dan bersikeras mewajibkan pria untuk memelihara janggut.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Taliban Larang Cukur Janggut dan Model Rambut TrendiSalon tata rambut juga dilarang memutar musik. Taliban, penguasa baru Afghanistan, telah melarang penata rambut di provinsi Helmand...
Baca lebih lajut »
Hasil Piala Sudirman 2021: Indonesia Cukur Rusia 5-0Indonesia tanpa kesulitan meraih kemenangan pada laga pembuka Piala Sudirman 2021.
Baca lebih lajut »
Pesawat Pengebom AS Tiba-tiba Muncul, Taliban Larang Pria Cukur JenggotRusia mendeteksi sebuah pesawat Angkatan Udara AS yang terbang mendekati wilayah udaranya di atas Samudra Pasifik pada Minggu (26/9) waktu setempat.
Baca lebih lajut »
Taliban gantung tubuh manusia di lapangan kota 'sebagai peringatan' - BBC News Indonesia“Semua orang mengkritik kami karena melakukan hukuman di muka umum, namun kami tidak pernah mengatakan apapun tentang aturan dan hukuman mereka,” kata seorang petinggi Taliban.
Baca lebih lajut »
India Kecam Pakistan Jalin Kerjasama dengan TalibanPemerintah India mengecam tindakan Perdana Menteri Imran Khan yang menjalin kerjasama dengan kelompok Taliban di Afghanistan.
Baca lebih lajut »