Ryadi yang tak setuju, memohon dengan mencium sepatu tim gugus hingga tidur di bawah mobil jenazah.
Padahal, keluarga yakin Nurhayani tak terinfeksi Covid-19.Suami Nurhayani, Andi Baso Ryadi Mappasule pun akan menggugat tim gugus tugas.Sang suami, Ryadi menuturkan, keluarga menyayangkan pihak rumah sakit yang menyematkan status PDP pada istrinya.
"Istri saya tidak memiliki riwayat penyakit, tiba-tiba kena stroke. Lama penanganannya sampai pecah pembuluh darah dan dia mengeluh sakit kepala terus," tutur Ryadi."Jam 3 sore kena , kurang 5 menit jam 12 malam meninggal dan divonis PDP," papar dia, Selasa .
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Jamu Tak Laku, Pedagang Sebut Virus Corona Dianggap Tak Nyata'Sudah biasa saja (penjualan jamu). Masalahnya masyarakat sudah, ya kayak nggak nyata lah virusnya. Jadi masyarakat sudah nggak mikirin,' kata Budi. Jamu via detikfinance
Baca lebih lajut »
Kemendikbud: Putusan Soal UKT Tak Boleh Sebabkan Mahasiswa Tak Bisa Kuliah'Selain itu, keputusan terkait UKT tidak boleh menyebabkan mahasiswa tidak dapat berkuliah,' | NadiemMendengar
Baca lebih lajut »
Cium Sepatu Tim Gugus, Tidur di Bawah Mobil Jenazah, Suami Mohon Istrinya Tak Dikubur di Makam Khusus Covid-19Rupanya setelah hasil keluar, istrinya negatif Covid-19 dan terlanjur dimakamkan di makam khusus Covid-19.
Baca lebih lajut »
Bu Risma Semringah Lagi, Terima Bantuan Masker dari BINWali Kota Surabaya Tri Rismaharini alias Bu Risma sebelumnya juga mendapat bantuan untuk PCR test corona dari BIN. BuRisma
Baca lebih lajut »
Masyarakat Terima Bantuan Sembako dari Askrindo Syariah |Republika OnlineIni bagian dari bantuan penanggulangan dampak pandemi corona.
Baca lebih lajut »