Tak Ingin Ada Impor, DPR Kawal Kesiapan Penggilingan Padi |Republika Online

Indonesia Berita Berita

Tak Ingin Ada Impor, DPR Kawal Kesiapan Penggilingan Padi |Republika Online
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 53 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 24%
  • Publisher: 63%

Komisi IV DPR melakukan kunjungan kerja spesifik ke Jombang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi IV DPR melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Jombang, Jawa Timur dalam rangka meninjau penggilingan padi. Kunjungan kerja spesifik ini guna mengecek dan memastikan ketersediaan beras 2023 di lapangan mengingat periode awal tahun akan berlangsung panen raya padi. Sehingga, kebutuhan beras dapat dipenuhi sendiri bukan dari impor dan harga beras di tingkat petani menguntungkan serta stabil di tingkat konsumen.

Baca Juga "Stok beras dalam negeri menurut Kementerian Pertanian cukup, tapi menurut Badan Pangan Nasional kosong. Makanya kita mau lihat dalam kunjungan kerja kali ini, kondisi lapangan yang sebenarnya. Ada apa di lapangan. Apakah benar apa tidak?" kata Anggia seperti dikutip dalam siaran pers Kementerian Pertanian, Kamis .

Perkiraan luas panen padi Maret 2023 seluas 1,91 juta hektar dengan perkiraan produksi 10,26 juta ton GKG atau setara 5,91 juta ton beras. “Perkiraan produksi di Jawa Timur pada Februari 2023 sebanyak 1,2 juta ton GKG setara 689 ribu ton beras dan sebanyak 2,2 juta ton GKG setara 1,3 juta ton beras pada Maret 2023. Potensi ini tentu saja harus dioptimalkan oleh seluruh pihak guna memperoleh pasokan beras dengan harga yang terjangkau,” katanya.

“Kalau penggilingan besar bermain-main dengan masyarakat, ya pasti masyarakat kalah. Penggilingan besar kan korporasi. Kalau sudah seperti itu, mana bisa petani kita bisa bertahan. Ini persoalan yang harus kita sikapi bersama,” tegasnya.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

republikaonline /  🏆 16. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Ketua Komisi X DPR Apresiasi Terhadap Tingginya Daya Serap Anggaran Kemenpora di 2022Ketua Komisi X DPR Apresiasi Terhadap Tingginya Daya Serap Anggaran Kemenpora di 2022Ketua Komisi X DP Syaiful Huda memberikan apresiasi terhadap daya serap anggaran Kemenpora di 2022 yang mencapai sebesar 96,77 persen
Baca lebih lajut »

Komisi VI DPR Apresiasi Pengembangan Jargas PertaminaKomisi VI DPR Apresiasi Pengembangan Jargas PertaminaKinerja positif perusahaan plat merah tersebut diharapkan dapat terus ditingkatkan pada tahun 2023 sehingga Pertamina dapat terus berkontribusi positif untuk negara.
Baca lebih lajut »

Besok, Komisi III DPR Terima Keluarga Mahasiswa UI yang Tewas Jadi TersangkaBesok, Komisi III DPR Terima Keluarga Mahasiswa UI yang Tewas Jadi TersangkaKomisi III DPR akan menggelar audiensi dengan keluarga Mahasiswa UI Hasya Attalah, korban kecelakaan yang jadi tersangka. Audiensi pun akan digelar besok.
Baca lebih lajut »

Cak Imin Usul Jabatan Gubernur Dihapus, Pimpinan Komisi II DPR: Apa Provinsinya Dihapus?Cak Imin Usul Jabatan Gubernur Dihapus, Pimpinan Komisi II DPR: Apa Provinsinya Dihapus?Herman bingung siapa yang akan memimpin provinsi ke depannya jika jabatan gubernur dihapus.
Baca lebih lajut »

Komisi III DPR Dukung Kejagung Usut Tuntas Kasus Korupsi BTS 4GKomisi III DPR Dukung Kejagung Usut Tuntas Kasus Korupsi BTS 4G'Apalagi misalnya Menteri Kominfo (Johnny G Plate, Red) sebagai pimpinan di kementerian itu mengetahui apa yang terjadi dengan kasus itu,” kata Nasir Djamil
Baca lebih lajut »

Komisi II DPR: Carut Marut Data Honorer Jadi Kendala Penyusunan UU ASNKomisi II DPR: Carut Marut Data Honorer Jadi Kendala Penyusunan UU ASNPendataan honorer masih menjadi permasalahan yang tak kunjung selesai
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 00:12:02