Nono juara dunia matematika kini bercita-cita menjadi polisi. Keinginan itu disampaikan ke Kapolda NTT. Via: detikBali
Nono mengaku terinspirasi menjadi seorang tentara karena kedisiplinannya. Nono berceloteh dirinya ingin membela Indonesia dari ancaman perang.Seperti diketahui, Nono yang lahir 2 April 2015 itu baru saja menyabet juara pertama kompetisi matematika tingkat internasional atau tepatnya International Abacus World Competition 2022. Kompetisi itu diadakan oleh International Abacus Brain Gym.
Ia berhasil menyingkirkan 7 ribu peserta lainnya dalam kompetisi matematika dan sempoa tingkat dunia tersebut. Saat mengikuti kompetisi yang berlangsung online tersebut Nono berhasil menyelesaikan 15.201 file.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Momen Saat Kapolda NTT Gendong Nono, Sebut sebagai Bintang dari Selatan IndonesiaJohni mengatakan, banyak tokoh-tokoh hebat yang muncul dari NTT dan di masa yang akan datang diharapkan Nono muncul sebagai orang hebat.
Baca lebih lajut »
Kapolda Berbelasungkawa Mahasiswa UI Tewas Kecelakaan Malah Jadi TersangkaKecelakaan yang menewaskan mahasiswa UI, Hasya, dan ia malah jadi tersangka, disorot semua pihak. Kapolda Metro Irjen Fadil Imran pun turut berbelasungkawa.
Baca lebih lajut »
Kapolda Metro Bentuk Tim Pencari Fakta Mahasiswa UI Tewas Jadi TersangkaPolda Metro Jaya membentuk tim pencari fakta untuk mendalami kasus Hasya Athallah Saputra mahasiswa UI yang tewas ditabrak namun ditetapkan tersangka.
Baca lebih lajut »
Usut Kasus Kecelakaan Mahasiswa UI Hasya yang Jadi Tersangka, Kapolda Metro Bentuk TGPFKapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran, membentuk tim gabungan pencari fakta (TGPF) guna mengusut kasus kecelakaan yang berujung pada penetapan tersangka ke mahasiswa Universitas Indonesia (UI) Muhammad Hasya Atallah Saputra.
Baca lebih lajut »
Usut Tuntas Kasus Mahasiswa UI Tewas Jadi Tersangka, Kapolda Metro Libatkan DPR hingga Ahli AutomotifPolda Metro Jaya bekerja sama dengan Kompolnas, Komisi III DPR, hingga ahli automotif dalam mengusut kasus mahasiswa Universitas Indonesia (UI) Muhammad Hasya Atallah...
Baca lebih lajut »