Tak Berkontribusi Pada Stok Beras, Program Food Estate Gagal?
Koordinator Nasional Koalisi Rakyat Kedaulatan Pangan , Said Abdullah menyoroti keberhasilan Program Food Estate dalam memenuhi kebutuhan pangan nasional.
Said juga menyebutkan impor beras yang dilakukan Bulog yang tidak sejalan dengan jumlah produksi beras 2022 naik meski ada alasan Harga Pokok Pembelian beras di petani lebih mahal dari yang ditargetkan Bulog. Kondisi ini juga dinilai sebagai indikasi gagalnya program food estate karena tidak berkontribusi pada produksi beras dan pangan lainnya.
Seperti apa KRKP menyoroti program Food Estate? Selengkapnya simak dialog Shinta Zahara dengan Koordinator Nasional Koalisi Rakyat Kedaulatan Pangan , Said Abdullah dalam Profit,
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Mitsubishi Xpander Berkontribusi Besar Pada Penjualan MMKSIModel Xpander series mendominasi penjualan Mitsubishi Indonesia hingga 51 persen dan L300 berkontribusi sebesar 19,5 persen
Baca lebih lajut »
Kemenko Perekonomian Sebut Proyek JCM Berkontribusi pada Penurunan 56 Ribu Ton CO2eKerja sama JCM diteken pada Agustus 2013 antara Kemenko Perekonomian RI dengan Menteri Luar Negeri Jepang.
Baca lebih lajut »
Stok iPhone 14 Pro Mulai NormalStok iPhone 14 Pro sempat menyusut pada musim liburan akhir tahun lalu.
Baca lebih lajut »
Tak Capai Target, SKK Migas Catat Lifting Minyak 612,3 Ribu BOPD pada 2022SKK Migas hanya mampu mencapai lifting minyak sebanyak 612,3 ribu barel oil per day (BOPD) dari target awal sebesar 703 ribu BOPD.
Baca lebih lajut »
Espargaro Mengaku Tak Kuat Ikuti Jejak Rossi, Bakal Pensiun pada MotoGP 2025?Mengaku tak kuat ikuti jejak Valentino Rossi, Aleix Espargaro kemungkinan akan pensiun pada 2025 dari MotoGP?
Baca lebih lajut »