Provinsi Jawa Tengah merayakan ulang tahun ke-70.
Stefy Thenu / AB- Peringatan hari ulang tahun ke-70 Provinsi Jawa Tengah digelar dengan sangat sederhana, Sabtu . Tak ada pesta rakyat dan tak ada gelegar hiburan saat hari jadi Jawa Tengah. Hanya sebuah tumpeng yang dipotong oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo serta diakhiri dengan upacara.
"Kondisi ini tidak boleh membuat kita lemas bahkan membuat mental jatuh. Pandemi ini harus menjadi momentum kita bangkit kembali dari keterpurukan. Caranya adalah berkolaborasi dan bersinergi dengan cara-cara baru untuk melakukan terobosan," katanya. "Pembangunan sumber daya manusia juga semakin meningkat. Selain menggratiskan SPP bagi SMA/SMK/SLB negeri, Jateng juga memberikan bantuan siswa madrasah sebesar Rp26,5 miliar dan insentif pengajar keagamaan dari Rp 205 miliar dinaikkan menjadi Rp 253 miliar," jelasnya.
Berbagai langkah telah disiapkan Ganjar untuk membangkitkan kembali kondisi Jawa Tengah. Sejumlah investasi yang sempat tertunda didorong untuk kembali dengan menyiapkan berbagai kawasan industri, seperti Brebes, Batang, Kendal dan daerah lainnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
HUT ke 70 Jawa Tengah, Pak Ganjar Mengingatkan Warga Tak Ada Perayaan MeriahGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta warga tidak berkumpul merayakan HUT ke 70 Jateng. HUTke70JawaTengah
Baca lebih lajut »
Kenapa Masakan Khas Jawa Tengah dan Jogja Punya Cita Rasa Manis? - Tribunnews.comMasakan di Jawa Tengah dan Yogyakarta menjadi sajian yang unik dan banyak penggemar karena terkenal dengan cita rasanya yang manis.
Baca lebih lajut »
Harapan Baru Elang Jawa yang Terancam PunahMenetasnya Parama di kandang hibah PPLI menjadi harapan baru pengembangbiakan Elang Jawa yang terancam punah.
Baca lebih lajut »
Minim Literasi Keuangan Bikin Orang Jatuh Miskin di Tengah PandemiPemerintah AS gencar melakukan literasi keuangan untuk mengedukasi masyarakat mereka apalagi di tengah pandemi sehingga tidak banyak yang jatuh miskin.
Baca lebih lajut »