Puluhan siswa sekolah dasar di Kabupaten Sikka, NTT, harus bertaruh nyawa menyebrangi derasnya arus Sungai Nanga Gete untuk bersekolah.
Maumere, Beritasatu.com - Puluhan siswa sekolah dasar di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur , harus bertaruh nyawa menyebrangi derasnya arus Sungai Nanga Gete untuk bersekolah.
Pantauan Beritasatu.com, Sabtu , puluhan anak Sekolah Dasar Inpres Blawuk saat tiba di tepi sungai, para siswa mengganti seragam sekolah dengan pakaian rumahan, selanjutnya para siswa perlahan-lahan menyebrang derasnya arus sungai Nanga Gete.Sukseskan Babinsa Masuk Dapur, Prajurit TNI Bantu Warga Pedalaman Selain itu, Sebagian orang tua siswa pun terpaksa harus menggendong anak-anak mereka untuk menyeberang melewati derasnya arus sungai agar bisa ke sekolah.
Ia sangat berharap pemerintah Kabupaten Sikka untuk bangun jembatan sehingga memudahkan mereka untuk pergi ke sekolah. Siswa di SDI Blawuk berjumlah 207 siswa. Adapun jumlah siswa yang berasal dari kampung seberang sungai yakni Kampung Wairloke dan Wairbou berjumlah 50 siswa.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
MenpanRB Azwar Anas: Tak Ada Lagi Istilah ASN Pegawai Seumur Hidup yang Tak Bisa DipecatMenPANRB, Azwar Anas mengungkapkan, PNS dituntut untuk dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan target-target yang telah ditentukan. Menteri...
Baca lebih lajut »
Sejarah BRIN, Hanya Ada Foto Sukarno dan Laksana Tri Handoko, tak Ada Habibie |Republika OnlineFoto dan nama Soeharto yang mengajak BJ Habibie pulang ke Indonesia pun tidak ada.
Baca lebih lajut »
Masyarakat Diajak tidak Buang Sampah ke Sungai Brantas, Ini Bahayanya |Republika OnlineSungai Brantas termasuk sungai yang menyumbang polusi mikroplastik.
Baca lebih lajut »
Masyarakat Malang Diimbau Tidak Buang Sampah ke Sungai Brantas, Bahaya |Republika OnlineMasyarakat harus diedukasi agar tak buang sampah di Sungai Brantas.
Baca lebih lajut »
KCIC: Penyaluran PMN untuk Kereta Cepat Jakarta-Bandung dari KAI Tak Ada KendalaCorporate Secretary PT Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC) Rahadian Ratry mengungkap perkembangan terbaru soal Penyertaan Modal Negara (PNM) untuk proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).
Baca lebih lajut »