Menteri Ekonomi Taiwan Wang Mei-hua menyambut delegasi Ceko sebagai negara sahabat, pada Senin (27/3/2023).
Bagikan Facebook Twitter WhatsApp Linkedin Telegram Tautan Tersalin A- A+ Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Ekonomi Taiwan Wang Mei-hua menyambut delegasi Republik Ceko sebagai negara sahabat, pada Senin . Dia menyambut Ceko sebagai negara sahabat, sehari setelah Honduras beralih ke China.
Republik Ceko yang juga sekutu Amerika Serikat telah memperkuat dukungan untuk Taiwan bahkan saat secara resmi mengakuinya. Dia menekankan bahwa Taiwan sebenarnya memiliki kerja sama dengan banyak negara yang bersahabat, dan akan terus memperkuatnya. "Taiwan bukan hanya mitra ekonomi yang penting tetapi juga mitra yang bersahabat dan demokratis serta patut mendapat perhatian dan dukungan kita," katanya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Taiwan Sambut Kedatangan Delegasi Ceko |Republika OnlineRepublik Ceko merupakan sekutu AS yang memperkuat dukungan untuk Taiwan.
Baca lebih lajut »
Erick Thohir dan Prabowo Bertemu Empat Mata, Bahas Pilpres 2024?Menteri BUMN Erick Thohir terlihat mengunjungi kantor Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.
Baca lebih lajut »
PM Israel Pecat Menteri Pertahanan Yoav GallantPerdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memecat Menteri Pertahanan Yoav Gallant
Baca lebih lajut »
Sandiaga Uno Sebut Ekonomi Kreatif Jadi Target Indonesia Ciptakan Lapangan KerjaMenteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Uno ajak generasi muda berperan aktif dalam ekonomi kreatif. Ini menjadi target Indonesia ciptakan lapangan kerja.
Baca lebih lajut »
Menteri Bahlil Harap PYCH Bisa Majukan Usaha Anak Muda Papua dan Tumbuhkan KreativitasMenteri Investasi Bahlil Lahadalia berharap keberadaan Papua Youth Creative Hub (PYCH) di Kota Jayapura dapat mendorong kemajuan usaha yang dirintis oleh anak muda Papua.
Baca lebih lajut »
Haedar Nashir: Jihad Ekonomi Harus Masif dan Terstruktur |Republika OnlineUnit bisnis Muhammadiyah di amal usaha harus lebih dikapitalisasi.
Baca lebih lajut »