OJK mengatakan kehadiran Bank Wakaf Mikro memberikan akses keuangan baru bagi masyarakat pedesaan dan dapat mengurangi rentenir...
- Otoritas Jasa Keuangan terus mendorong pembukaan Bank Wakaf Mikro khususnya di pedesaan. Program Bank Wakaf Mikro diyakini dapat mengurangi rentenir di pedesaan.
Direktur Lembaga Keuangan Mikro OJK, Suparlan, mengatakan kehadiran Bank Wakaf Mikro memberikan akses keuangan baru yang lebih baik bagi masyarakat pedesaan. Untuk itu, Suparlan menerangkan OJK menargetkan membuka 100 Bank Wakaf Mikro di tahun 2019. "Bank Wakaf Mikro ini kami luncurkan tahun 2017, Desember sudah ada 20 unit. Saat ini sudah ada 51 unit. Targetnya tahun 2019 bisa menjadi 100 unit kalau dana sosialnya terkumpul," ujar Suparlan di Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu .Dia mengatakan saat ini penyebaran Bank Wakaf Mikro masih terpusat di Jawa. Sedangkan di beberapa wilayah Indonesia lainnya, penyebarannya masih sedikit.
"Nanti kami tingkatkan penyebarannya di Serang Banten, Lampung, Sumatra Barat. Ini masih dalam proses badan hukum, mudah-mudahan bulan ini bisa terbit. Kami ingin menyiapkan pengembangan ekonomi masyarakat di sekitar pesantren, dan untuk memberantas rentenir," jelasnya. Sebagai informasi, skema pembiayaan melalui Bank Wakaf Mikro adalah pembiayaan tanpa agunan dengan nilai maksimal Rp1 juta dan margin bagi hasil setara 3%. Pembiayaan itu bisa dicicil oleh nasabah selama 52 minggu dengan jumlah cicilan per minggu hanya Rp20.000.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
OJK: Penambahan Bank Wakaf Mikro tergantung modal sosialOtoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai penambahan jumlah Bank Wakaf Mikro untuk mendukung pembiayaan kepada usaha kecil, mikro, maupun ultra mikro, masih ...
Baca lebih lajut »
OJK Targetkan Buka 100 Bank Wakaf Mikro di 2019Saat ini pertumbuhan Bank Wakaf Syariah telah mencapai 51 buah sejak didirikan tahun 2017
Baca lebih lajut »
OJK siap evaluasi plafon pemberian kredit mikro melalui Laku PandaiOtoritas Jasa Keuangan (OJK) siap mengevaluasi plafon pemberian kredit mikro kepada nasabah Program Laku Pandai yang saat ini ditetapkan maksimal Rp20 ...
Baca lebih lajut »
OJK Catat Total Premi Asuransi Mikro Hingga Juni Capai Rp2,8 TriliunOtoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total klaim asuransi mikro dari Januari hingga Juni 2019 sebesar Rp2,8 triliun Otoritas...
Baca lebih lajut »
OJK Target Kepemilikan Rekening di Bank Capai 75% Tahun IniOtoritas Jasa Keuangan (OJK) memasang target kepemilikan rekening di bank pada tahun ini dapat mencapai 75% seiring gencarnya...
Baca lebih lajut »
OJK harapkan dukungan penyediaan infrastruktur TI untuk Laku PandaiOtoritas Jasa Keuangan (OJK) mengharapkan adanya dukungan penyediaan sarana infrastruktur Teknologi Informasi (TI) yang lebih memadai agar program Laku Pandai ...
Baca lebih lajut »