Huawei MatePad T8 resmi diperkenalkan sebagai tablet anyar yang dibanderol dengan harga terjangkau.
Liputan6.com, Jakarta - Huawei kembali memperkenalkan tablet terbarunya untuk pasar Indonesia. Kali ini, perusahaan asal Tiongkok itu merilis MatePad T8 yang hadir sebagai tablet dengan harga terjangkau.
Adapun harga untuk tablet ini adalah Rp 1.649.000. Konsumen dapat mulai melakukan pre-order di sejumlah e-commerce, seperti JD.ID, Shopee, Lazada, Blibli, Tokopedia, Eraspace.com, dan toko Erafone maupun Huawei High-end Experience Store.Selama masa pre-order ini, konsumen yang memesan MatePad T8 akan mendapatkan cashback Rp 150.000. Tidak hanya itu, konsumen juga memperoleh Huawei Mobile Cloud, VIP Services, dan voucher 90 hari Premier Platinum dari Vidio.
Huawei membekali MatePad T8 dengan baterai berkapasitas 5.100mAh. Lalu untuk software, perangkat ini menjalankan EMUI 10 berbasis Google Play Store, tapi tanpa dukungan Google Mobile Services. MatePad hadir dengan layar 2K FullView berukuran 10,4 inci dan mendukung resolusi 2.000 x 1.200 mAh. Rasio layar ke bodi 84 persen.
Salah satu fitur unggulan tablet ini adalah FollowCam pada kamera depan. Fitur ini akan melacak subjek bergerak dan menyesuaikan layar secara cerdas. MatePad Pro sendiri hadir dengan layar AMOLED berukuran 10,8 inci. Huawei mengatakan bezel tablet ini cukup tipis, sebab memiliki screen to body ratio mencapai 90 persen.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Perangkat Masa Depan Huawei Bakal Pakai Harmony OSHuawei mengungkapkan rencananya untuk menggunakan Harmony OS pada deretan perangkat yang rilis di masa depan.
Baca lebih lajut »
Ditekan AS dan Sekutunya, Huawei MenyerahHuawei akhirnya menyatakan bakal menghentikan produksi prosesor mereka, imbas dari tekanan AS dan sekutunya. Huawei
Baca lebih lajut »
Huawei Hentikan Produksi Prosesor Kirin, Dampak Tekanan AmerikaPemerintah Amerika meminta sejumlah negara agar tidak berbisnis dengan Huawei.
Baca lebih lajut »
Qualcomm Minta Izin ke Pemerintah AS Agar Dapat Jual Chipset ke HuaweiMenurut laporan, Qualcomm tengah meminta izin pada pemerintah Amerika Serikat untuk menghilangkan larangan berbisnis pada Huawei.
Baca lebih lajut »
Terdampak Sanksi AS, Huawei Kehabisan Cip Ponsel PintarSeorang eksekutif perusahaan raksasa China, Huawei, mengatakan pihaknya kehabisan cip prosesor untuk membuat ponsel pintar akibat sanksi-sanksi AS. Eksekutif itu mengatakan Huawei akan menghentikan produksi cip bulan depan karena para kontraktornya dilarang menggunakan teknologi manufaktur...
Baca lebih lajut »
Huawei Ungkap Ponsel Terakhir yang Pakai Prosesor KirinDengan masih berlakunya pemblokiran perdagangan atas Huawei oleh Amerika Serikat, TSMC pun akhirnya resmi menghentikan produksi prosesor Kirin untuk seri ponsel perusahaan.
Baca lebih lajut »