Survei Indikator Politik Indonesia mengungkap tiga pihak yang dinilai paling bertanggung jawab atas terjadinya tragedi Kanjuruhan Malang beberapa waktu lalu.
Jakarta, Beritasatu.com – Indikator Politik Indonesia pada surveinya mengungkap tiga besar pihak yang dinilai publik paling bertanggung jawab atas terjadinya tragedi Kanjuruhan beberapa waktu lalu. Ketiga pihak tersebut yakni kepolisian, penyelenggara liga, dan PSSI.
Hal itu disampaikan oleh Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi saat menyampaikan rilis survei bertajuk Tragedi Kanjuruhan dan Reformasi PSSI. Rilis survei disampaikan secara daring melalui akun Youtube Indikator Politik Indonesia, Minggu .
“Artinya tidak ada yang dominan, meskipun paling banyak menyebut aparat kepolisian, tidak ada yang di atas 50%,” ujar Burhanuddin.LPSK: Korban Tragedi Kanjuruhan Bisa Upayakan Ganti Rugi Diketahui, populasi survei kali ini yakni seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih, yakni berumur 17 tahun atau lebih atau sudah menikah. Survei dilangsungkan pada 30 Oktober 2022 sampai 5 November 2022.
Penarikan sampel memakai metode multistage random sampling. Sampel dalam survei ini sebanyak 1.220 orang yang berasal dari seluruh provinsi. Margin of error survei ini sekitar plus minus 2,9% dengan tingkat kepercayaan 95%. Responden dalam survei ini ditanya oleh pewawancara terlatih.TAG: Tragedi Kanjuruhan Kanjuruhan Malang Kanjuruhan Kasus Tragedi Kanjuruhan Indikator Politik
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Korban Tragedi Kanjuruhan Laporkan Delapan PihakPengusutan tragedi Kanjuruhan masih jauh dari kata tuntas. Ini setelah Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mengembalikan berkas perkara (P-19) ke Polda Jatim.
Baca lebih lajut »
Aremania Bentuk Gerakan Gaspol untuk Usut Tuntas Tragedi KanjuruhanTim Gabungan Aremania (TGA) membentuk gerakan Gaspol (Gerakan Suporter Lapor) dalam upaya mengusut tuntas tragedi Kanjuruhan.
Baca lebih lajut »
Ingatan Belum Pulih, Korban Kanjuruhan Dian Puspita Kehilangan Pekerjaan | merdeka.comIngatannya pun belum sepenuhnya pulih. Sesekali masih mengaku kesakitan. Selain itu, saat tertentu muncul kenangan dari memorinya semasa masih sekolah.
Baca lebih lajut »
SJFC Donasi Puluhan Juta Untuk Korban Tragedi Kanjuruhan | Goal.com IndonesiaPenggalangan donasi dari SJFC telah dilakukan selama 25 hari, yang dimulai sejak 15 Oktober 2022 dan ditutup pada 10 November 2022. Arema TragediKanjuruhan
Baca lebih lajut »