Ada sekitar 31 persen warga negara Indonesia yang setuju tentara aktif sebaiknya memimpin pemerintahan.
Jakarta, Beritasatu.com
Saiful menjelaskan kenaikan juga terjadi untuk hadirnya kepemimpinan otoriter. Angka kenaikan mencapai 5 persen bila dibanding sebelum. Sebelum Covid-19, yang mendukung pemimpin demikian hanya 7 persen. Setelah masuk masa Covid-19 dukungan pada otoritarianisme itu naik menjadi 12 persen.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Survei SMRC: 73 Persen Responden Percaya Presiden Bisa Pimpin RI Keluar Krisis EkonomiResponden yang kurang percaya terhadap kemampuan Presiden untuk membawa negara keluar dari krisis sebesar 21 persen.
Baca lebih lajut »
Survei SMRC Sebut Covid-19 Sebabkan Kepercayaan akan Kepemimpinan Tentara MeningkatSebagian besar responden masih tidak setuju dengan pelibatan tentara dalam pemerintahan, tetapi kepercayaan kini meningkat.
Baca lebih lajut »
Survei SMRC: Masyarakat Nilai Kondisi Keamanan Negeri Menurun Tajam Sejak PandemiAngka tersebut merosot tajam dibandingkan dengan persepsi masyarakat terhadap kondisi keamanan negeri sebelum pandemi Covid-19.
Baca lebih lajut »
Survei SMRC, Masyarakat Menilai Kondisi Ekonomi Sangat BurukSaiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis hasil survei tentang demokrasi di masa pandemi Covid-19. Survei ini...
Baca lebih lajut »
Survei SMRC: Kepuasan Publik terhadap Jalannya Demokrasi Turun Tajam Selama PandemiWabah corona menyebabkan terjadinya sejumlah persoalan dalam pelaksanaan pemerintah, sehingga masyarakat memberikan penilaian yang kurang positif.
Baca lebih lajut »