Salah satu sektor yang masih mengalami pertumbuhan positif adalah real estate.
Indonesia pada kuartal II 2020 minus 5,32 persen. Secara kuartalan, ekonomi terkontraksi 4,19 persen dan secara kumulatif terkontraksi 1,26 persen.
Agar tercapai pertumbuhan positif di kuartal III 2020, masyarakat perlu membangun optimisme karena beberapa indikator pada Juni 2020 mengalami perbaikan, meski masih jauh dari kondisi normal.Indikator yang mengalami perbaikan, antara lain dari sektor transportasi udara internasional, transportasi udara domestik, angkutan kereta api penumpang, angkutan laut penumpang, dan Tingkat Penghunian Kamar .
Sebab, meskipun pertumbuhan ekonomi negatif pada kuartal kedua kemarin, menurut data BPS salah satu sektor yang masih mengalami pertumbuhan positif adalah real estate yaitu tumbuh 2,30 persen secara tahunan .
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Survei: Elektabilitas Biden Masih di Atas TrumpMenurut survei, elektabilitas Biden di angka 50 persen, unggul 9 poin atas Trump dengan 41 persen. Keunggulan ini menyusut dari bulan lalu dengan 11 poin.
Baca lebih lajut »
Survei: Melek Huruf Umat Islam di India Paling Buruk |Republika OnlineUmat Islam di India menghadapi krisis rendahnya melek huruf,
Baca lebih lajut »
Siap Maju Pilkada, Putra Sulung Risma Mengaku Masuk Dalam Survei Internal PDI-PFuad mengaku belum melakukan survei pribadi untuk mengatahui seberapa besar peluangnya bisa maju di Pilkada Surabaya.
Baca lebih lajut »
QRIS di Sektor Transportasi Bantu Cegah Covid-19, BI Ajak Tiru GoPay dan BlueBirdBank Indonesia (BI) sangat support penerapan QRIS oleh Bluebird bersama GoPay karena membantu digital payment. Implementasi...
Baca lebih lajut »
Sandiaga Optimistis Sektor UMKM Pulih Paling CepatMenurut Sandiaga, sektor UMKM berkontribusi terhadap 60 persen perekonomian, dan mampu menciptakan lapangan pekerjaan.
Baca lebih lajut »
Jalan Berliku Indonesia di Sektor TIKPengamat TIK Hasnil Fajri mengungkap saat ini Indonesia belum berdaulat di sektor TIK (Teknologi, Informasi dan Komunikasi).
Baca lebih lajut »