Penilaian lebih positif dari para pemuka opini justru diberikan kepada pemerintah daerah dalam menangani Covid-19.
TEMPO.CO, Jakarta - Lembaga Indikator Politik Indonesia merilis survei pemuka opini terkait efek kepemimpinan dan kelembagaan dalam penanganan Covid-19. Hasil survei menunjukkan pemuka opini yang menganggap kinerja pemerintah pusat baik dalam menangani Covid-19 hanya sebesar 36,8 persen.
Sementara 49,1 persen menganggap kinerja pemerintah daerah baik, 24, 7 persen biasa saja, dan 0,7 persen tidak menjawab. 'Artinya ada PR untuk pemerintah pusat,' ucap Burhanuddin.Survei dilakukan sejak awal Juli hingga awal Agustus 2020.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Satgas Covid-19: Obat Covid-19 Kolaborasi Unair, TNI dan BIN Belum ada Izin EdarUniversitas Airlangga bersama dengan TNI dan BIN mengklaim sedang mengembangkan kombinasi obat penawar Covid-19. Bagaimana tanggapan Satgas Covid-19?
Baca lebih lajut »
Kepala OPD Positif Covid-19, Wabup Probolinggo: Kami Sering Rapat Covid-19 dengan DiaBupati Probolinggo P Tantriana Sari, Wabup Timbul Prihanjoko, dan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjalani tes swab massal.
Baca lebih lajut »
10 Provinsi dengan Kasus Sembuh Lebih Tinggi dari Kasus Baru COVID-19 per 19 AgustusData laporan harian COVID-19 per 19 Agustus 2020 menunjukkan ada 10 provinsi yang melaporkan kasus sembuh lebih tinggi dari kasus baru COVID-19.
Baca lebih lajut »
Survei: Mayoritas Tokoh Yakin Jokowi Dapat Tangani Covid-19 |Republika OnlineSurvei Indikator menunjukan mayoritas tokoh yakin Jokowi dapat tangani pandemi Covid
Baca lebih lajut »
Survei Penanganan Covid-19 Tonjolkan Tiga Nama Gubernur |Republika OnlineAnies, Ganjar, dan Emil teratas dalam survei persepsi elite dalam penanganan Covid.
Baca lebih lajut »
Hasil Survei Indikator Politik: Bansos Covid-19 Tidak Tepat SasaranMayoritas kalangan elite di Indonesia menilai bantuan sosial (Bansos) yang disalurkan pemerintah untuk menangani dampak...
Baca lebih lajut »